Tugas 1 lingkungan sekitar rumah niken wilastyaningrum

                                      19 TAHUN HIDUP DI LINGKUNGAN YANG MENYENANGKAN
Masa balita
Lumajang 24 juni 1993 saya dilahirkan di salah satu keluarga yang sederhana dengan lingkungan yang asri karena masih banyak sekali pohon – pohon yang tumbuh disekitar rumah, saya anak ke empat dari empat bersaudara,ketiga kakak saya semuanya laki – laki. Kedua orang tua saya begitu memperhatikan kesehatan anak-anaknya,terutama ibu saya yang selalu membawa saya ke posyandu untuk penimbangan dan pemberian vitamin A. beliau juga memberikan saya ASI ekslusive selama dua tahun. Masa balita saya diawali juga dengan belajar tengkurap,merangkak dan akhirnya bisa berdiri dan berjalan seperti saat ini, itu semua berkat kedua orang tua saya yang selalu menjaga dan melindungi saya sebaik mungkin. Umur 5 tahun saya mulai di masukkan di salah satu TK yang ada di LUMAJANG yaitu TK Bhayangkara,di TK ini saya bisa belajar dan bermain bersama dengan teman-teman,namun sayang keadaan TK saya tidak begitu asri di tambah lagi letaknya di dekat jalan yang selalu ramai di lewati kendaraan bermotor. Di dekat TK saya berdiri sebuah rumah sakit swasta yakni rumah sakit Bhayangkara. Umur tujuh tahun saya mulai masuk ke Sekolah Dasar,saya bersekolah di SD Ditrotrunan 1 Lumajang,disana saya bersekolah selama enam tahun. Sekolah saya merupakan bangunan peninggalan Bangsa Belanda jadi pengaturan ruangan dan pengaturan sikluasi udaranya sangat baik, saya berangkat sekolah dengan berjalan kaki dikarenakan selain rumah saya dekat dengan sekolah juga Karena dengan berjalan kaki kita akan menjadi sehat jasmani.
Masa SMP
Setelah belajar selama enam tahun di sekolah dasar saya melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya yakni Sekolah Menengah Pertama (SMP). Saya bersekolah di SMP Negeri 5 Lumajang yang letaknya tidak begitu jauh dari rumah,saya berangkat sekolah dengan menaiki sepeda ontel. Saya pulang dari sekolah pukul satu siang. Kenapa sekolah saya pulangnya pukul satu siang karena para guru memperhatikan kesehatan dan keamanan para siswa, apalagi siswa yang rumahnya berada jauh dari sekolah, sangat berbahaya bila pulang teralu sore apalagi keadaan jalan besar yang selalu ramai dengan kendaraan besar. Sebagai contoh adik kelas saya mengalami kecelakaan pada waktu pulang dari sekolah sore hari,dia pulang dengan berboncengan dengan temannya,dia ditabrak oleh kendaraan besar sejenis truk dan dia lansung meninggal dunia di tempat kejadian karena mengalami pendarahan yang cukup besar di kepalanya, seandainya dia mau memakai helm untuk melindungi kepalanya dari kerasnya benturan mungkin nyawa dia masih bisa di selamatkan. Satu hal lagi yang sering kita lupakan yakni mengendarai sepeda motor belum cukup umur. Kejadian itu bisa kita ambil sebagai pelajaran betapa pentingnya mematuhi sebuah peraturan dan selalu mengutamakan kesehatan dan keamanan dimana pun kita berada. Di SMP diadakan berbagai ekstakulikuler yang wajib diikuti oleh semua siswa, saya mengikuti ekstrakulikuler pramuka, kenapa saya memilih ekstrakulikuler pramuka karena tertarik dengan perkemahannya, tapi sebelum saya masuk menjadi anggota pramuka, saya harus mengikuti diklat yang diadakan oleh Pembinanya. Waktu diklat saya disuruh berjalan kaki dari sekolah saya sampai ke selokambang ( kolam pemandian) yang jarak sesungguhnya bila ditempuh menggunakan motor sekitar kurang lebih 2 km, sedangkan saya harus menempuh jarak kurang lebih sekitar 3 km karena melewati sawah – sawah. Saya berangkat dari sekolah sekitar pukul 13.00 siang dan sampai di selokambang sekitar pukul 15.00 WIB, sesampainya di selokambang saya langsung melepas lelah karena berjalan kaki, rasa lelah belum hilang semua pukul 16.00 WIB saya dan teman – teman di suruh kembali menuju ke sekolah, dan ternyata cuaca pada waktu itu tidak mendukung sama sekali langit begitu mendung dan tidak beberapa lama hujan pun mulai turun semakin lama semakin deras, dan terpaksa saya dan teman – teman saya pulang dengan hujan – hujanan dengan berjalan menelusuri gelapnya malam ditambah dengan hujan yang begitu lebat, dengan posisi perut yang kelaperan karena belum makan. Teman – teman saya sudah banyak yang tidak kuat untuk melanjutkan berjalan dengan dinginnya cuaca karena hujan, sesampainya di sekolah pukul 19.00 WIB dan baru saja sampai di gerbang sekolah teman saya ada yang jatuh pingsan karena sudah kelelahan di tambah perut yang masih kosong, teman saya langsung di bawa kebawa ke rumah sakit yang dekat dengan sekolah yaitu Rumah Sakit Islam dan langsung mendapat pertolongan dari para perawat dan dokter. Dengan jatuh pinggsannya teman saya Pembina pramuka say adapt protes dari para wali murid karena tidak bisa menjaga anak didiknya bahkan sampai pingsan.

Masa SMA
Selepas tamat dari SMP saya melanjutkan sekolah ke Sekolah Menengah Atas yakni di SMA PGRI 1 LUMAJANG , sekolah ini merupakan sekolah swasta yang sangat terkenal dengan disiplinnya yang sangat ketat. Disini saya menempuh pendidikan selama 3 tahun,saya berangkat sekolah dengan diantar, jarak rumah ke sekolah kurang lebih 1 km. teman – teman saya waktu SMA cowok – cowoknya sudah banyak yang merokok,meskipun di sekolah sudah jelas ada peraturan dilarang merokok didalam sekolah namun tetap saja ada yang melanggar. Padahal mereka sudah tahu kalau merokok itu berbahaya bagi kesehatan mereka bahkan dapat menyebabkan kematian. Selain rokok masa SMA juga sering digunakan sebagai ajang coba – coba, karena pada masa itu adalah masa dimana remaja mencari jati dirinya. Tidak dapat di pungkiri bahwa kematian terbanyak menimpa para remaja terutama kematian yang disebabkan oleh penggunaan narkoba. Beruntunglah bagi para remaja yang tidak pernah tahu dan tidak akan pernah mau tahu tentang obat – obatan berbahaya itu. Termasuk saya yang beruntung tidak pernah menyentuh barang haram tersebut dan mudah – mudahan tetap tidak pernah menyentuhnya. Banyak orang yang bilang kalau masa remaja merupakan masa – masa paling indah dalam sekolah, begitu juga dengan saya yang menikmati masa – masa SMA dengan suka cita bersama teman – teman saya dengan hal – hal yang wajar sering dilakukan oleh remaja – remaja lainnya,lingkungan sekolah saya tempatnya lumayan bersih meskipun halaman sekolahnya tidak terlalu besar namun masih bisa di gunakan untuk tempat olahraga bagi para murid – murid untuk menunjang kesehatan para murid maka olahraga wajib ada,karena ada pepatah yang mengatakan “Di dalam tubuh yang sehat terdapat tubuh yang kuat” olahraga yang sering dilakukan yakni olahraga basket,voli,lempar lembing,tolak peluru,futsal dll. Ada cerita sendiri waktu saya mengikuti olahraga bola voli karena waktu olahraga bola voli kepala saya terkena bola yang di pukulkan ke saya,dan karena saya tidak bisa bermain voli maka bukan tangan saya yang terkena bola melainkan kepala saya yang terkena dan untuk beberapa saat kepala saya terasa pusing kira – kira kurang lebih selama 5 menit kepala saya pusing, pengalaman itu merupakan pemberlajaran bagi saya untuk selalu menjaga keselamatan dalam melakukan segala aktifitas yang saya lakukan. Selain pelajaran olahraga, di sekolah saya juga disediakan UKS untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap para siswa apabila mengalami sakit disekolah. Ruang – ruang kelas di sekolah saya juga dipasang ventilasi atau sirkulasi udara untuk mengatur udara yang keluar masuk,ventilasi di setiap kelas sangat lebar – lebar sehingga udara yang masuk ke dalam kelas sangat baik bagi para siswa yang ada didalam kelas, berbeda dengan kamar mandi siswa laki – laki yang sangat kotor dan jorok sekali dibandingkan dengan kamar mandi putri yang masih terjaga kebersihannya. Pada waktu saya duduk di kelas 1 SMA saya mengikuti kegiatan ektrakulikuler Paskibraka yang ada di sekolah dengan mengkuti Paskibra saya dilatih untuk selalu disiplin dalam berbagai hal begitu juga harus selalu menjaga kerapian dan kebersihan diri sendiri maupun lingkungan disekitar kita. Dan pada kelas 2 SMA saya mengikuti seleksi Paskibraka Kabupaten, yang terdiri dari beberapa tahapan seleksi yaitu seleksi pertama yang meliputi kesesuaian antara tinggi badan dan berat badan pada waktu itu tinggi badan yang ditetapkan untuk pria 165 cm dan untuk perempuan juga 165 cm, seleksi tahap kedua meliputi seleksi pengetahuan umum yang terdiri dari pengetahuan kita tentang bangsa Indonesia dan tentang Paskibraka itu sendiri, tahap seleksi ketiga meliputi seleksi kesehatan jasmani yang meliputi kecepatan berlari dalam beberapa menit seperti berlari mengelilingi lapangan sepak bola tiga kali dalam waktu 10 menit, berapa banyak push up dan sit up dalam waktu 5 menit, dan masih banyak lagi seleksi yang meliputi kesehatan jasmani karena di dalam paskibraka yang diutamakan yaitu kesehatan dan daya tahan tubuh dalam berbagai cuaca. Setelah seleksi kesehatan akhirnya tiba juga waktu yang di tunggu – tunggu yaitu pengumuman siapa yang lolos seleksi, allhamdullilah saya lolos dan dan menjadi anggota paskinbaraka kabupaten. Tapi masih belum sampai disitu proses saya benar – benar menjadi anggota paskibraka, saya harus mengikuti pelatihan paskibraka di alun – alun kota selama 1 bulan dan itu berati saya harus ijin tidak mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Latihan saya dimulai dari pukul 06.00 pagi yang dimulai dari apel pagi dan dilanjutkan dengan berlari mengelilingi alun – alun kota sebanyak satu kali dan setiap hari semakin bertambah berapa putaran kita berlari, setelah berlari pagi selesai langsung dilanjutkan ke senam kebugaran jasmani yang berfungsi melemaskan otot – otot yang capek dibuat berlari. Senam sudah selesai baru dilanjutkan ke latihan pokok paskibraka yaitu baris – berbaris dan mengatur posisi yang di sesuaiakan dengan tinngi badan, saya mendapatkan posisi di pasukan 17 sedangkan jumlah pasukannya sendiri ada tiga yakni pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45. Di dalam latihan saya dilatih dari pihak kepolisian dan tentara. Sedangkan latihannya sendiri mulai dari pagi sampai sore hari, namun jangan kuwatir kelaperan karena selama kita latihan disediakan makan siang oleh pemerintah untuk menjamin kesehatan dan gizi kita terpenuhi secara baik, selain kita mendapat nasi kita juga diberi kacang hijau. Namun pada H-7 latihan saya diganti sore karena bertepatan dengan puasa yakni mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Meskipun dalam keadaan puasa porsi dan jadwal latihannya tetap seperti hari – hari biasanya., begitu juga seterusnya hingga H-2. Dan pada H- 2 diadakan proses pengukuhan yang diadakan di Pendopo Kabupaten dengan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati beserta seluruh Kepala sekolah dari perwakilan sekolah – sekolah yang mengirim siswanya dalam Paskibraka. Malam pengukuhan yakni malam dimana kita sudah dikukuhkan sebagai Paskibraka dan di perbolehkan menggunakan pakaian putih – putih yang menjadi pakaian ciri khas dari seorang anggota paskibraka. Akhirnya hari yang dinanti – nanti oleh seluruh bangsa Indonesia yakni hari dimana Bangsa Indonesia Merdeka yaikni tanggal 17 Agustus 1945, dimana tertanam di pundak saya untuk mengibarkan sang Merah Putih dengan lancer dan tidak kurang satu apapun, karena pada upacara 17 agustus dihadiri oleh para pejabat daerah dan para orang tua dari anggota paskibraka di tambah lagi dengan disaksikan oleh masyarakat kota Lumajang. Pukul 10.00 upacara pun dimulai, kurang lebih selama 10 menit proses pengibaran bendera Merah Putih sudah selesai dengan lancer, namun masih ada proses penuruman Bendera pada sore hari pukul 16.00 WIB. Begitu juga dengan proses pengibaran, proses penurunan pun berjalan dengan baik dan lancer, setelah semua proses selesai kita kembali ke pendopo dengan perasaan suka cita karena telah sukses mengibarkan bendera dengan baik. Malam harinya pun diadakan makan – makan yang dihadiri juga oleh pejabat daerah dan orang tua. Dengan mengikuti paskibraka saya dapat belajar mengenai kebersamaan, kedisiplinan, kebersihan, dan kerapihan sebagai seorang paskibraka.

Lingkungan rumah
Lingkungan rumah saya begitu nyaman dan sangat nyaman suasananya, disekeliling rumah – rumah ditanami begitu banyak jenis – jenis tanaman hias maupun tanaman buah mangga. Warga disekitar rumah juga sangat menjaga kebersihan rumah mereka, disetiap rumah disediakan tempat sampah, selokan yang selalu bersih. Setiap hari minggu warga sekitar selalu mengadakan

DSC_0000009

Gambar 1
(dokumen pribadi)

DSC_0000011

Gambar 2
(Dokumen pribadi)
kerja bakti guna membersihkan lingkungan mereka dan supaya lingkungan sekitar rumah mereka selalu bersih, rapi, dan nyaman. Selain untuk menjaga lingkungan rumah mereka, kerja bakti diadakan guna untuk menjaga silahturahmi dan kerukunan antar warga dan untuk menjaga kerukunan antar warga sekitar. Kerja bakti diadakan setiap hari minggu pukul 06.00 pagi sampai

DSC_0000011

Gambar 3
(dokumen pribadi)
siang hari bahkan sampai malam hari waktu mengadakan kerja bakti ada yang bertugas menyiapkan makan siang, para ibu – ibu saling membantu satu sama lain dalam menyiapkan makan siang bagi para warga yang sedang kerja bakti. Dilingkungan rumah saya juga sealu diadakan posyandu setiap satu bulan sekali guna untuk memberikan vitamin dan penimbngan bagi balita, vitamin diberikan untuk mencegah balita dari berbagai penyakit dan untuk menjaga kekebalan tubuh balita. Sealin itu juga dilikungan rumah saya diadakan pemeriksaan jentik – jentik dan sarang nyamuk disetiap rumah – rumah setiap dua minggu sekali pemeriksaan dilakukan, pemeriksaan ini dilakukan agar warga terhindar dari penyakit demam berdarah yang ditularkan dari nyamuk aides aegpy, penyakit ini dapat ditularkan kepada siapa saja terutama kepada anak – anak. Selain pemeriksaan jentik – jentik di lingkungan juga disediakan tempat untuk mencuci tangan di sepanjang jalan rumah – rumah warga, tempat cuci tangan ini ditaruh di semacam kendi yang berukuran lumayan besar dan di tempelkan di tembok, tempat cuci tangan ini juga disediakan sabun untuk membersihkan tangan dari kuman, tempat cuci tangan ini bisa digunakan untuk siapa saja. Tempat cuci tangan ini disediakan supaya kita semua dapat memjaga kebersihan dan untuk melatih anak – anak sekitar untuk membiasakan selalu mencuci tangan mereka sesudah dan sesebelum melakukan aktifitas mereka, namun sayang tempat cuci tangan ini tidak berjalan cukup lama karena kurang dijaga dan diterapkan dengan baik oleh warga.

Tentang k3tium

sehat dan bersemangat
Pos ini dipublikasikan di BuS1A12- Niken wilastyaningrum. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s