Tugas 2 Plus Minus Laboratorium TI

K3 di Laboratorium Tata Busana

VNV173 & 53N1165

Universitas Negeri Malang adalah sebuah universitas negeri yang berada di Malang yang dulu lebh dikenal dengan sebutan IKIP Malang. Letaknya yang strategis yang berada di depannya Malang Town Square atau yang lebih dikenal dengan Matos. Di UM terdapat banyaknya jurusan yang dapat dipilih. Saya adalah seorang mahasiswa yang sekarang kuliah di UM. Saya mengambil jurusan teknologi industri yang tepatnya mengambil progam studi S1 Tata Busana. Letak fakultas saya tepat berada di tengah-tengah UM. Saya adalah mahasiswa semester pertama, disini saya akan menjelaskan tentang plus minus laboratorium teknologi industri khususnya laboratorium tata busana UM. Saya telah mewawancarai alumni mahasiswa D3 Tata Busana, dan laboran busana UM  sebagai sumber informasi untuk membuat artikel ini.

Pertama kalinya saya diterima di UM saya merasa sangat senang. Gedung Teknologi Industri berada pada gedung lima dan gedung enam, disana ditempati sarana perkuliahan dan praktek. Sebagian besar mahasiswa tata busana dan boga menempati lantai kedua gedung lima dan gedung enam. Laboratorium busana ada empat ruang dan tempatnya berada di gedung lima dan gedung enam. Laboratorium yang ada di gedung lima lebih dikhususkan sebagai laboratorium untuk membordir, namun mesin bordir yang ada disana sedikit, justru lebih banyak mesin jahitnya ketimbang mesin bordir yang ada. Ruangannya tidaklah begitu besar, banyaknnya mesin yang jaraknya berdempetan dan tiga meja potong sehingga sedikit sulit ketika berjalan. Ventilasi disana sangatlah memadahi, namun lampu penerangannya kurang banyak sehingga yang menjahit di belakang ketika mau menjahit kurang jelas karena pencahayaannya hanya berada di tengah ruangan. Dan disebelah ruangannya terdapat laboratorium yang biasanya dipakai untuk membuat pola, dikarenakan disana terdapat enam meja pola yang memenuhi ruangan tersebut. Walaupun meja pola di ruangan tersebut besar-besar, namu dikarenany ruangan itu juga sangatlah besar sehingga ruangan itu sangatlah nyaman ditempati. Disana juga terdapat banyak boneka dummy yang biasanya dipakai sebagai model ukuran standar dalam pembuatan busana. Ventilasi diruangan tersebut sangatlah banyak, di ruangan tersebut juga terdapat hasil karya mahasiswa-mahasiswa yang dipajang di bagian belakang ruangan. Di koridor gedung gedung lima lantai kedua terdapat banyaknya desain-desain mahasiswa UM jurusan tata busana yang dipajang berjejeran dengan rapi. Laboratorium selalu dijaga kebersihannya agar mahasiswa yang menempatinya bisa nyaman dan menikmati mata kuliah yang diberikan di laboratorium tersebut.

Laboratorium busana yang terletak di gedung enam ada dua dan terletak di lantai dua. Satu ruangannya terdapat mesin jahit biasa  dan yang satunya terdapta mesin jahit industri yang memiliki dinamo yang besar-besar. Laboratorium yang isinya mesin jahit ruangannya  lumayan besar dan tepat ditengah ruangan terdapat tiga meja potong dan mesin obras. Mesin jahitnya diletakkan di setiap pinggiran ruangan dan depan ruangan. Di laboratorium terdapat peraturan untuk tidak makan dan minum di dalam laboratorium. Setiap menjahit harus memakai peralatan yang dapat  melindungi diri seperti celemek yang berguna untuk melindungi pakaian agar tidak terkena benang atau sisa-sisa kain, masker juga bisa melindungi kita dari pencegahan debu-debu yang dapat menyebabkan batuk dan sesak nafas, memakai sepatu agar apabila ada kabel konslet tidak bisa menyetrum kita. Di ruangan tersebut juga ada tiga meja setrika yang berada  di bagian depan ruangan dekat meja guru. Di sana tidak adanya alat pengaman seperti APAR, hydrant dan lain-lainnya. Minimnya pencahayaan di ruangan tersebut.walaupun di setiap bagian sisi ruangan terdapat banyaknya jendela. Dan juga seharusnya di laboratorium tertuliskan bahaya-bahaya kecil yang dapat terjadi sebagai peringatahan dan pencegahan dalam mengoperasikan mesin.

Ruangan laboratorium satunya letaknya tepat di depan labaratoium yang birisikan mesin jahit biasa. Ruangan laboatorium itu sangatlah besar karena di dalamnya terdapah mesin industri yang memiliki dinamo yang besar. Ada bermacam-macam mesin yang ada disana. Namun tidak adanya peralatan pengamanan seperti APAR dan hydrant. Pencahayaan yang ada di laboratorium tersebut cukuplah mencukupi. Di setiap mesin seharusnya terdapat cara-cara pemasangan benang dan pengoperasian mesin. Walaupun di beberapa mesin ada, namun tidaklah semua mesin. Dengan ruangan sebesar itu seharusnya ditambahi lagi seterika, dikarenakan seterika yang ada tidaklah cukup, sehingga jika mau seterika selalu antri lama untuk menunggunya.

Disini saya melihat bahwa tiap-tiap mesin tidak memiliki penutup mesin (tudung mesin) yang berguna untuk menjaga mesin agar tetap awet dan tidak terkena debu. Hanya beberapa mesin saja yang memiliki menutup, padahal masih banyak mesin yang tidak memiliki penutupnya. Seharusnya jika memang mesin tersebut dari awalnya tidak memiliki penutup, para mahasiswa bisa ditugasi untuk membuat penutup mesin. Kebersihan tiap-tiap mesin jahit sangatlah penting, karena jika mesin jahit kotor n tidak bisa menyala bisa saja dikarenakan mesin tersebut jarang dibersihkan dikarenakan banyaknya debu tak terlihat yang masuk ke dalam mesin tersebut.

Menjaga/memelihara area dan tempat kerja membutuhkan perhatian dan kewaspadaan yang terus menerus. Satu upaya penyelamatan juga tergantung pada unjuk kerja setiap pekerja/siswa yang bekerja ditempat tersebut. Kecelakaan sangat mudah terjadi, untuk itu setiap bekerja dan selesai bekerja, tempat kerjap erlu dirapikan. Untuk merapikan area tempat kerja disekolah bisa dilakukan bersama-sama atau bertugas sesuai dengan uraian tugas masing-masing.Komitmen untuk merapikan area tempat kerja harus dilaksanakan bersama-samaseperti uraian tugas berikut.

  1. Kesehatan Kerja
  2. Tempat kerja pekerja dipelihara kebersihan dan kerapihannya, dan untuk kesehatan bersama, dilarang meludah di lantai, membuang sampah disembarang tempat.
  3. Setiap pekerja harus mematuhi dan melaksanakan instruksi-instruksi tentang pemakaian alat-alat perlindungan K3 yang disediakanperusahaan.
    1. Tugas dan Tanggung Jawab
    2. Kepala laboratorium
  • · Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan umum keselamatan kerja.
  • · Bersama-sama dengan instruktur, membuat petunjuk pemakaian peralatan serta menjabarkan aturan keselamatan kerjanya.
  • · Menjatuhkan sanksi bagi mahasiswa yang tidak mengindahkan peraturan keselamatan kerja.
  1. Instruktur
  • · Memberikan petunjuk dan penjelasan kepada pratikan tentang kondisi bahaya yang dapat timbul dalam tempat kerja, semua pengaman dan alat-alat perlindungan diri bagi pratikan, cara-cara dan sikap yang aman dalam mengoperasikan peralatan.
  • · Bersama-sama dengan kepala laboran, membuat petunjuk pemakaianperalatan serta menjabarkan aturan keselamatan kerjanya.
  • · Memberikan pertolongan pada setiap kecelakaan dan melaporkan-nya kepada kepala laboratorium.
  1. Teknisi
  • · Memasang pada tempat kerja (pada tempat-tempat yang mudah terlihat dan terbaca).
  • · Membantu instruktur dalam hal penyedian alat perlindungan diri bagipraktikan atau pengguna jasa laboratorium (khusus yang berada dilaboratorium).
  • · Memeriksa dan melengkapi obat-obatan P3K.
  1. Praktikan
  • Mematuhi dan mentaati semua syarat-syarat keselamatan dan kesehatan kerja.
  • · Memakai alat-alat perlindungan diri yang diwajibkan.
  • Memberikan keterangan yang jujur dan benar, apabila terjadi kecelakaan.
  1. Menyelenggarakan Penyegaran Udara yang Cukup

Agar sirkulasi udara tetap berjalan dengan baik, maka pintu dan jendela harus dalam keadaan terbuka (selama ada praktikum).

  1. Memelihara Kebersihan, Kesehatan, dan Ketertiban
  2. Laboratorium harus tetap dalam keadaan bersih, baik sesudah maupun sebelum praktikum, untuk itu instruktur perlu mengatur piket kebersihan yang bertanggung jawab atas kebersihan laboratorium.
  3. Laboratorium harus menyiapkan tempat penampungan sementara bahan-bahan sisa praktikum, sebelum dipindahkan ke tempat pembuangannya.
  4. Air buangan/ sisa bahan pencuci lainnya, harus ditampung pada tempat tertentu yang sengaja dibuat untuk itu.
  5. Air buangan sisa bahan pencuci lainnya yang mengandung zat kimia tidak boleh dibuang langsung ke saluran atau sungai tanpa dinetralisir terlebih dahulu.
  6. Setiap orang yang berada di laboratorium harus mentaati tata tertib yang berlaku.
    1. Mengamankan Pengangkutan Bahan dan Peralatan
    2. Pemasukan dan pengeluaran bahan dan peralatan ke dan dari laboratorium harus mendapat persetujuan kepala laboratorium dan dilakukan dengan penuh kecermatan dan ketelitian.
    3. Untuk kelancaran dan keselamatan bahan dan peralatan yang keluar masuk laboratorium, maka laboratorium diwajibkan untuk menyiapkan cara/ prosedur/ alat pengangkut dan jalan khusus.
      1. Mengamankan dan Memelihara Laboratorium

Seluruh pratikan/ pengguna jasa laboratorium, diwajibkan untukmengamankan dan memelihara laboratorium termasuk alat dan peralatan serta perabotannya.

Untuk mengatasi keselamatan dan kesehatan pekerja secara fisik maupun psychis, maka hal itu harus dilakukan pada hal-hal sebagai berikut:

  1. Pengertian “Sehat” menurut WHO (World Health Organization)

“Sehat adalah suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang baik sempurna serta bukan selalu tidak berpenyakit atau cacat. Sehat merupakan suatu keadaan yang terdapat selama masa tumbuh dan berkembang manusia. Setiap pribadi dalam masa tumbuh kembang, selalu berusaha untuk mengadaptasi diri terhadap berbagai ketegangan (stress) dailingkungan atau tempat dimana dia berada dan bekerja sesuai dengan pola budaya lingkungan tersebut.

2.  Pada saat bekerja, seseorang harus memperhatikan kebersihan dan penampilan yang sesuai dengan lingkungan tempat kita bekerja.

Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan penampilan adalah:

  • Mandi setiap hari

Perawatan kulit secara umum adalah mandi untuk menghilangkan debu, keringat dan bau badan. Untuk menanggulangi bau badan hendaknya kita lebih teliti memperhatikan kebersihan bagian tubuh yang ditumbuhi rambut, makanan, kebersihan pakaian, kosmetik anti bau badan.

  • Memiliki rambut yang rapi dan bersih

Rambut panjang yang dibiarkan terurai tidak cocok untuk bekerja. Ada peraturan bahwa rambut panjang sebaiknya diikat kebelakang. Membersihkan rambut setiap hari akan membuat rambut sehat dan bersih.

  • Gunakan pakaian yang bersih dan licin

Pakaian yang dipakai harus enak dipakai, praktis dan aman.

  • Memakai perhiasan yang seperlunya

Hindari perhiasan yang bisa tersangkut pada mesin jahit atau alat yang ada pada saat bekerja.

  • Memiliki tangan dan kuku yang bersih

Cuci tangan dengan air sabun sebelum mulai bekerja, setelah istirahat, setelah ke toilet atau setelah memegang setiap barang yang ada disekitar kita, kuku jari harus bersih dan dipotong rapi.

  • Memelihara kesehatan gigi untuk menghindari bau mulut

Empat cara yang baik untuk menjamin kesehatan gigi adalah usahakan gizi yang baik, menyikat gigi minimal tiga kali sehari secara teratur, menyikat gigi sehabis makan, dan lakukan kunjungan ke klinik gigi setiap enam bulan.

  • Memelihara kaki

Kaki sangat penting dalam melakukan pekerjaan. Pakailah sepatu yang nyaman, yang tidak akan membuat kita tergelincir, menutupi seluruh kaki dan mengamankan kaki dari barang yang terjatuh.

  • Tidur yang cukup diperlukan oleh tubuh kita untuk memulihkan tenaga, dengan tidur cukup kemampuan dan keterampioduk lan kita meningkat. Tidurlah dalam kamar yang bersih, suasana tenang, dan cahaya lampu remang-remang.
  • Berolah raga

Olah raga secara teratur dapat memelihara jantung, peredaran darah dan frekuensi mandi.

Proses pemeliharaan laboratorium yang baik

–          Jagalah kebersihan gang atau koridor, jalan masuk dan tangga bersih agar orang dapat bebas berlalu lalang dan produk dapat dibwah dengan mudah.

–          Buanglah sampah pada tempatnya agar dapat dikosongkan dengan teratur.

–          Sediakan area penyimpanan yang sesuai dan memadai serta letakkan barang-barangdi tempat yang mudah dijangkau.

–          Simpanlah barang-barang yang berat dan sering dipakai di rak penyimpanan yang tingginya sebatas pinggang agar mudah diambil dan aman.

–          Penerangan harus baik dan tidak terhalang oleh furnitur atau barang-barang lain.

–          Lantai hendaknya memiliki memiliki permukaan yang sesuai untuk bekerja dan mudah dibersihkan.

–          Cairan yang tumpah harus segera dibersihkan.

–          Mesin, perlengkapan, dan peralatan harus dirawat dengan semestinya.

–          Segera melapor kepada manager area kerja atau orang lain yang bertanggung jawab di area kerja jika terdapat mesin, alat atau perlengkapan yang rusak atau tidak dapat digunakan.

–          Bersihkan mesin secara teratur dari debu dan akumulasi lain (benang dan sebagainya).

–          Jaga gudang peralatan serta rak peralatan untuk mesin agar selalu bersih dan teratur. Peralatan yang sedang tidak dipakai harus dibersihkan dan disimpan kembali di gudang.

–          Bersihkan toilet dan tempat suci secara teratur dan menyeluruh.

–          Tulis atau gambarlah tanda peringatan dan tanda bahaya dengan jelas serta letakkan tanda tersebut tepat di tempat yang mudah terlihat.

–          Simpanlah perlengkapan P3K di tempat yang diketahui oleh semua orang, jagalah selalu kebersihannya dan periksa kelengkapan isi kotak.

Disini dapat saya simpulkan bahwa masih banyaknya fasilitas-fasilitas yang kurang lengkap dan memadai bagi para mahasiswa UM. Para laboran juga kurang perhatian terhadap kebersihan mesin yang ada. Seharusnya para laboran, dosen, dan mahasiswa UM saling bekerja sama untuk merawat dan menjaga kebersihan mesin serta harus dapat menciptakan kondisi lingkungan laboratorium menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati. Namun dari semua yang ada  laboratorium tata busana di UM sudah cukup baik. Saya berharap di kemudian hari semoga laboratorium tata busana diperlengkapi fasilitasnya. Sehingga para mahasiswa dapat belajar dengan nyaman, aman dan tenang. Saya sangatlah berterima kasih kepada semua orang yang telah membantu saya membuat artikel ini. Semoga dapat bermanfaat bagi semua pihak yang ada.

Photo-0005 Photo-0001
2012-12-14 11.21.12 2012-12-14 11.19.28 2012-12-14 11.19.35 2012-12-14 11.19.44 2012-12-14 11.19.54 2012-12-14 11.20.53 2012-12-14 11.21.06

Tentang k3tium

sehat dan bersemangat
Pos ini dipublikasikan di BuS1A12-DeviTriuhromirantikaWahid, Dwi Astuti Sih Apsari. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s