Tugas-3 Serba-serbi K3 TI

Pentingnya Keselamatan KerjaSerba-serbi K3 TI

Keselamatan kerja merupakan pelajaran yang harus diketahui oleh para pemilik laboratorium busana, pekerja laboratorium, pelajar dan mahasiswa jurusan teknologi industri tata busana. Tujuannya ialah agar selamat dalam bekerja. Bagaimanapun juga langkah kerja untuk berbagai cara kerja harus benar sehingga selamat.

Pencegahan kecelakaan dalam industri tidak hanya berpusat pada keahlian. Kita harus mengetahui bagaimana bekerja tanpa melukai diri sendiri atau membahayakan rekan kerja yang lain. Usaha kiat yang penting perlu dimiliki dalam rangka menjaga keselamatan kerja.

Alat pelindung diri yang telah dipilih hendaknya memenuhi ketentuan-ketentuan sebagai berikut

v  Dapat memberikan perlindungan terhadap bahaya

v  Dapat dipakai oleh siapapun

v  Tidak menimbulkan bahaya tambahan

v  Tidak mudah rusak

v  Memenuhi syarat yang ada

v  Pemeliharaan yang sangat mudah

v  Tidak membatasi gerak tubuh

Penyebab  kecelakaan bisa terjadi pada pskologis dan dapat mengganggu pekerjaan sehingga tidak fokus terhadap pekerjaan yang di lakukannya.

. Terjadinya kecelakaan kerja disebabkan oleh 2 faktor yaitu:

  • faktor fisik dan faktor manusia. kecelakaan kerja juga merupakan bagian dari kesehatan kerja.
  •  Kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak terduga dan tidak diharapkan akibat dari kerja.

Terjadinya kecelakaan kerja karena kurang hati-hati dalam bekerja, pekerja harus selalu mematuhi petunjuk keselamatan kerja yang sudah diberikan, apalagi karyawan yang langsung terjun memegang alat yang sangat berbahaya bagi keselamatannya satu

Tempat yang nyaman bagi karyawannya adalah tempat yang sangat luas tidak sempit dan ventilasi udaranya juga sangat mendukung tempat kerja

Menurut Mangkunegara (2002, p.165) bahwa tujuan dari keselamatan dan kesehatan kerja adalah sebagai berikut:

v  Agar setiap pegawai mendapat jaminan keselamatan dan kesehatan kerja baik secara fisik, sosial, dan psikologis.

v  Agar setiap perlengkapan dan peralatan kerja digunakan sebaik-baiknya selektif mungkin.

v  Agar semua hasil produksi dipelihara keamanannya.

v  Agar adanya jaminan atas pemeliharaan dan peningkatan kesehatan gizi pegawai.

v  Agar meningkatkan kegairahan, keserasian kerja, dan partisipasi kerja.

v  Agar terhindar dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh lingkungan atau kondisi kerja.

v  Agar setiap pegawai merasa aman dan terlindungi dalam bekerja

Pengertian K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani tenaga kerja pada khususnya dan manusia pada umumnya

Secara keilmuan adalah ilmu yang mempelajari pengetahuan dan penerapan dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. industri yang akan maju dan mandiri dalam rangka mewujudkan industry yang sangat maju ditandai dengan modernisasi dari perusahaan itu sendiri.

Oleh karena itu keselamatan dan kesehatan kerja harus ada perlindungan tenaga kerja perlu dikembangkan dan ditingkatkan, mengingat keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan agar :

v  Agar setiap tenaga kerja dan orang lainnya yang berada di tempat kerja mendapat perlindungan yang sudah ditetapkan

v  Setiap  memproduksi dapat dipakai, dipergunakan secara aman dan efisien.

v  Agar proses produksi berjalan dengan lancar

 

Setiap perusahaan industri selalu melakukan proses produksi yang sangat diperlukan Alat Pelindung Diri (APD) yakni kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan karyawan dan orang di sekelilingnya

Langkah-langkah yang harus diperhatikan sebelum menentukan APD yang akan digunakan, adalah :

v  Mengetahui potensi bahaya yang dapat terjadi.

v  menentukan jumlah APD yang sudah disediakan.

v  Dalam menentukan jumlah bergantung pula pada jenis APD yang digunakan sendiri-sendiri (pribadi) atau APD yang dapat dipakai secara bergantian

v   Memilih kualitas dan mutu dari APD yang akan digunakan.

v  Penentuan mutu tingkat keparahan kecelakaan / penyakit akibat kerja yang terjadi.

v  Penentuan mutu  APD  dilakukan melalui proses pengujian di laboratorium.

v   Alat Pelindung Kaki
Berguna untuk melindungi kaki dari sengatan listrik

memakai alat pelindung diri sanga bermanfaat bagi para karyawan keselamatan dan kesehatan (k3)  merupakan kedisiplinan yang menerapkan upaya pemeliharaan dan peningkatan kondisi lingkungan kerja, keamanan kerja, keselamatan dan kesehatan tenaga kerja serta melindungi tenaga kerja terhadap resiko bahaya yang akan  melakukan pekerjaan serta mencegah terjadinya kerugian akibat kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, kebakaran, pencemaran lingkungan kerja.

Dalam pelaksanaan K3 perlu memperhatikan 2 hal penting yakni

v  indoor dan

v   outdoor.

Lingkungan kerja adalah lingkungan tempat kerja yang meliputi faktor fisik, biologi, ergonomic dan psikologi yang mempengaruhi pekerjaan dalam melaksanakan pekerjaannya.

Kesehatan lingkungan kerja adalah ilmu yang ditunjukkan untuk mengenal mengevaluasi dalam mengendalikan semua factor-faktor dan stress lingkungan ditempat kerja yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, kesejahteran, kenyamanan dan efisiensi dikalangan pekerjaan dan masyarakat

Mencegah timbulannya kecerdasan dan penyakit akibat kerja melalui usaha- usaha pengenalan penilaian (evaluasi), dan pengendalian (control) bahaya lingkungan kerja

Menciptakan kondisi tempat dan lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman, memberikan keuntungan baik kepada perusahan maupun kepada karyawan, guna meningkatkan derajat kesehatan, moral dan produktivitas kerja karyawan.

Memantau Tingkat Keselamtan Dan Kesehatan Kerja
Mewajibkan perusahaan – perusahaan untuk menyimpan catatan insiden – insiden kecelakaan dan kasus penyakit yang terjadi dalam perusahaan. Perusahaan juga mencatat tingkat kegawatan dan frekuensi setiap kecelakaan atau kasus penyakit tersebut

Tingkat Frekuensi
Tingkat frekuensi mencerminkan jumlah kecelakaan dan penyakit setiap satu juta jam kerja bukan dalam tahunan seperti dalam tingkat insiden. Biasanya tingkat frekuensi ini sering di sajikan dalam bentuk diagram batang.

Ergonomis
Ergonomis adalah proses penyesuaian pekerjaan dengan pekerja sangat memperhatikan hal tersebut, karena hal ini merupakan cara lain yang bisa dilakukan untuk meningkatakan keselamatan kerja yaitu dengan membuat pekerjaan itu sendiri menjadi lebih nyaman dan tidak terlalu melelahkan bagi pekerja.

ingkungna Fisik
Walaupun cara kerja otomatis kantor adalah suatu cara meningkatkan produktivitas, juga mempunyai kelemahan – kelemahan yang berhubungan dengan stress

Sikap dan system kerja
Seorang penjahit memang dituntut untuk duduk lebih lama dibandingkan dengan pekerjaan lain seperti SPG. Kondisi penjahit yang dominan berada dalam kondisi duduk, kepala menunduk, punggung membungkuk serta leher menekuk dapat mengakibatkan penyakit dan kecelakaan kerja.
Misalnya posisi duduk sekalipun pada saat duduk menurut tegangan pada kaki rendah, sikap tak alami dapat dihindari, konsumsi energi terkurangi dan kebutuhan peredaran darah hanya sedikit (Sastrowinoto, 1985). Akan tetapi untuk posisi duduk yang keliru dan terlalu lama tanpa adanya refleksi otot punggung dapat mengakibatkan sakit punggung. Selain itu pada saat duduk otomatis perut mengendor maka ini dapat mengakibatkan gangguan dalam salauran pencernaan dan paru-paru.

penyebab kecelakaan yang pernah terjadi sampai saat ini adalah diakibatkan oleh perilaku yang tidak aman sebagai berikut:

v  Sembrono dan tidak hati-hati

v  Tidak mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan dari perusahaan

v  Tidak mematuhi standar prosedur kerja

v  Tidak memakai APD yang sudah diberikan

v  Kodisi badan yang lemah

Selain itu pekerja harus memperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan ketentuan sebagai berikut:

v  Memberikan perlindungan yang adequat terhadap bahaya yang spesifik.

v  Menrik dan tidak mudah rusak

v  Tidak memberi bahaya tambahan dan tidak membatasi gerak

Membiasakan cara kerja yang baik dan benar sangatlah penting, agar dapat menjamin keselamatan kerja. maka perlu diperhatikan hal-hal berikut:

v  Sebelum mulai pekerjaan teliti/ periksa semua peralatan dan keadaan lingkungan.

v  Menggunakan Alat Pelindung Diri.

v  Menggunakan alat sesuai dengan fungsinya.

v  Memperhatikan setiap langkah kerja.

v  Memperhatikan jenis bahan dan alat kerja yang digunakan.

v  Bertanya jika ada hal yang belum diketahui

v  Melaporkan jika ada peralatan yang rusak

v  Setelah selesai bekerja teliti kembali dengan membersihkan alat dan lingkungan kerja serta mengemas peralatan.

http://duddyiskandar.blogspot.com/2008/12/jenis-jenis-alat-pelindung-diri-apd.html

keselamatan-kerja-k3-pada-karyawan-dilihat-dari-sisi-psikologis/

Modul mengikuti prosedur K3 2004, kode: 39.BUS.C-m.CC.03A

Tentang k3tium

sehat dan bersemangat
Pos ini dipublikasikan di Dwi Astuti Sih Apsari. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Tugas-3 Serba-serbi K3 TI

  1. k3tium berkata:

    Reblogged this on k3tium and commented:
    hafrida noor

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s