Tugas-4 Penerapan K3 di industry

Tugas-4 Penerapan K3 di industry

Identifikasi permasalahan Penerapan K3 di industry

  • Faktor lingkungan kerja

Factor yang amt berpengarung terhadap meningkatnya suatu tempat  usaha seperti konveksi/garment,jika perusahaan dapat menurunkan tingkat beratnya kecelakaan-kecelakaan kerja, penyakit  dan hal-hal yang berkaitan dengan stress  perusahaan akan

  1. meningkatkan produktivitas karena menurunnya jumlah hari kerja yang hilang,
  2. menngkatnya efisien dan kualitas kerja yang lebih berkomitmen
  3. menurunnya biaya-biaya kesehata dan asuransi
  • potensi bahaya kecelakaan kerja

suatu garment/konveksi tidak menginginkan suatu kecelakaan  yang terjadi pada karyawannya seperti yang  pernah terjadi dikonveksi seorang karyawan  dibagian pemotong kain/bahan teledor sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja yaitu berupa tangannya kena mesin pemotong.Agar tenaga kerja dalam melakukan pekerjaan diindustri terjamin  keselamatannya maka perlu pemantauan mengenai masalah – masalah yang mengganggu keselamatan kerja. Pemantauan potensi bahaya yang perlu mendapat perhatian adalah Bahaya

1.tersengat arus singkat dipantau dan melakukan

2.pengecekan peralatan yang dipakai secara rutin sebelum memulai bekerja
3.Bahaya kebakaran pada ruang desain maka perlu dilengkapi alat pemadam kebakaran

Seharusnya pihak perusahaan memperhatikan hal yang akan terjadi suatu musibah pada karyawannya dan akan merugiksn perusahaan sendiri karena perusahaan harus mengganti rugi hasil yang akan menghilangkan seorag pegawainya.

  • Faktor manusia

Factor ini biasanya kurang teliti,kurang memperhatikan keselamatan kerja akhirnya berdampak pada hasil yang akan dihasilkan.

Pemantauan dan metoda kerja

  1. Penyusunan dan penyimpanan barang-barang yang berbahaya yang kurang teliti keamanannya
  2. Ruang kerja terlalu sesak dan padat
  3. Pembuangan kotoran limbah yang tidak pada tempatnya

 

 Gambar

 

Keselamatan adalah merujuk pada perlindungan terhadap kesejahteraan fisik sesoranng terhadap cidera yang terkait dengan pekerjaan.

Kesehatan adalah pada kondisi umum fisik, mental dn stabilitas emosi secara umum potensi kecelakaan yang sering terjadi yaitu terkena patahan jarum mesinjahit,terkena sengatan arus listrik,terkena setrika saat menyetrika pakaian serta kecelakaan berat yaitu terkena mesin pemotong saat memotongbahan,terjadi ketulian dikarenakan terlalu sering pegawai menjahit. Maka dar itu perlu pencegahan agar tidak terjadi.

 

 

  • Sarana dan peralatan kerja

Peralatan krja yang digunakan pada saat menjahit seperti gunting tidak dilengkapi dengan pengaman maka tingkat terjadi cidera pada tangan semakin tinggi untuk penggnaan gunting jangka waktu yang sangat lama.

  • Factor manusia

Kesehatan tenaga kerja bisa dilakukan dengan cara memberikan peraturan tentang penggunaan alat pelindung diri.

Alat pe lindung diri (APD) adalah kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri dan orang disekeliling kita.kewajiban itu sudah disepakati oleh pemerintah melalui Departemen Tenaga kerja Republik Indonesia (http://id.wikipedia.org)

Alat pelindung diri ini ada berbagai macam:

  1. Alat pelindung kepala

 

Melindungi rambut pekerja supaya tidak tertarik mesin yang berputar, melindungi kepala dari benturan benda keras

 

  1. Alat pelindung mata

 

 

Untuk melindungi mata dari terkena patahan jarum,serta melindungi mata agar tidak terkena debu

  1. Alat pelindung tangan

 

Untuk melindungi tangan dari benda-benda tajam serta benda yang berat

  1. Pakaian kerja

 

 

  1. Masker penutup mulut dan hidung

 

 

Untuk melindungi mulu dan hidung dari debu-debu dan serat kain yang bertebanngan

Tujuan pemakaian pakaian kerja adalah melindungi badan manusia terhadap pengaruh-pengaruh yang kuranng sehat atau yang bisa melukai badan pada umunya kondisi yang keras maka selayaknya pakaian yang tidak digunakan tidak sama yang dipakai karyawannya perusahaan menyediakan sebanyak 3 pasang dalam setiap tahunnya perlengkapan P3K apabila terjadi seharusnya melakukan penolongan pertama.

Sumber  http// http://www.google.co.id/sarungtanganindustri.wordpress.com

Memahami prosedur yang berkaitan dengan keamanan yang berkaitan dengan keamanan (SOP, Standards Operation Procedure) wajib dilakukan. Prosedur itu antara lain adalah penggunaan peralatan kesalamatan kerja. Fungsi utama dari peralatan keselamatan kerja adalah melindungi dari bahaya kecelakaan kerja dan mencegah akibat lebih lanjut dari kecelakaan kerja. Pedoman dari ILO (International Labour Organization) menerangkan bahawa kesehatan kerja sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Pedoman itu antara lain:
a. Melindungi pekerja dari setiap kecelakaan kerja yang mungkin timbul dari pekerjaan dan lingkungan kerja.
b. Membantu pekerja menyesuaikan diri dengan pekerjaannya
c. Memelihara atau memperbaiki keadaan fisik, mental, maupun sosial para pekerja.

  • Penyakit Akibat Kerja

v  Memotong kain menyebabkan batuk karena serat kain yang      dipotong saling berterbangan

v   Pada bagian finishing para pekerja lebih sering duduk   sehingga kemungkinan dapat menimbulkan penyakit ginjal dan ambaian.

v   Persendian menjadi ngilu karena bekerja dengan berjongkok

  • PENCEGAHAN DAN PENAGGULANGAN DARI ASPEK MANUSIA

v  Penyakit Akibat Kerja

v  Perbaikan lingkungan kerja

v  Peningkatan kebersihan perorangan dan membiasakan cara hidup sehat

v  Menggunakan alat pelindung diri

v  Sikap dan Sistem Kerja

v  Membunkuk yang disarankan adalah batang tubuh tetap tegak atau agak tegak dengan kaki dilipat dilutut dan sendi panggul.

  • Bahaya Ergonomi

Bahaya ergonomi adalah jenis bahaya yang disebabkan faktor lingkungan,  baik dari segi tata letak maupun sumber daya manusianya.

  • Bahaya Psikologi

Bahaya psikologi adalah jenis bahaya yang disebabkan oleh keadaan psikologis atau mental seseorang, sepert stress kerja,lelah piker, dan beban kerja.

Tujuan K3 dalam bekerja serta ruang lingkupnya :

v  Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatan dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi serta produktifitas nasional.

v  Menjamin keselamatan dan kesehatan orang lain yang berada di tempat dan sekitar pekerjaan.

v  Menjamin terpeliharanya sumber produksi dan pendayagunaan secara aman, efisien dan efektif,

v  Jaminan Keamanan Karyawan

Disamping mengikut sertakan pekerja dalam program asuransi, terdapat program-program non-asuransi yang dapat memberikan jaminan keamanan kepada pekerja. Program ini dapat memberikan keuntungan bagi karyawan, baik sebelum masa pension maupun pada saat pensuin

v  Manfaat Lingkungan Yang Aman Dan Sehat

Jika perusahaan dapat menurunkan tingkat dan beratnya kecelakaan – kecelakaan kerja, penyakit, dan hal – hal yang berkaitan dengan stress, serta mampu meningkatkan kulitas kehidupan kerja para pekerja, perusahan akan semakin efektif. Peningkatan – peningkatan terhadap hal ini akan mengasilkan

v  Mengingkatkan produktivitas karena menurunnya jumlah hari kerja yang hilang

v  Menginkatnya efisensi dan kualitas kerja yang lebih berkomitmen

v  Menurunnya biaya – biaya kesehatan dan asuransi

v  Tingkat Kompensasi pekerja dan pembayaran langsung yang lebih rendah karena menurunnya pengajuan klaim

Kesimpulan

v  Dari semua tugas menyimpulkn bahwa proteksi atau perlindungan perusahan terhadapt karyawan sangat penting dilakukan proteksi atau perlindungan ini akan semakin mengingkatkan kesejahtraan, kesehatan dan terutama keselamatan kerja karyawan.

v  Keselamatan kerja menunjuk kepada kondisi – kondisi fisiologis-fisikal dan pisiologis tenaga kerja yang diakibatkan oleh lingkungan kerja yang disediakan oleh perusahaan. Jika sebuah perusahaan melaksanakan tindakan – tindakan keselamatan yang efektif, maka tidak akan ada lagi kecelakaan dalam pekerja hal ini akan lebih mempercepat kesejahtraan karyawan yang nantinya juga berimbas pada hasil – hasil produksi perusahaan ini

v  keselamatan kerja merupakan peranan yang sangat vital dalam perusahaan, departemen inilah yang merencanakan program keselamatan kerja karyawan sampi dangan pelaksanaannya

Saran

v  Adapun saran yang dapat dberikan adalah sebagia berikut :

v  Perusahaan dalam hal ini manajer SDM harus merencanakan atau membuat program yang berkesinambungan mengenai keselamatan kerja karyawan. Perusahaan hendaknya tidak tinggal diam apabila ditemukan terjadi kecelakaan pada saat karyawan bekerja

v  Kecelakaan pada saat bekerja merupakan resiko yang merupakan bagian dari pekerjaan, untuk utu perusahaan hendaknya mencegah dalam hal ini melakukan proteksi atau perlindungan berupa kompensasi yang tidak dalam bentuk imbalan, baik langsung maupun tidak langsung, yang diterapkan oleh perusahaan kepada pekrja. Proteksi atau perlindungan pekerja merupakan keharusan bagi sebuah perushaan./

 

 

 

           

Tentang k3tium

sehat dan bersemangat
Pos ini dipublikasikan di Dwi Astuti Sih Apsari. Tandai permalink.

3 Balasan ke Tugas-4 Penerapan K3 di industry

  1. k3tium berkata:

    Mohon diisikan pada kategori: nama penulis seperti aturan yang diminta

  2. k3tium berkata:

    Reblogged this on k3tium and commented:
    hafrida noor

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s