Tugas 2-Plus Minus Laboratorium TI

Gambar

TATA LETAK DAN FASILITAS

LABORATORIUM TEKNOLOGI INDUSTRI

 

Universitas negeri malang, itulah nama kampusku saat ini terletak di pertengahan kota malang yang cukup ramai. Ada 8 fakultas di Universitas Negeri Malang dengan beberapa jurusan serta prodi didalamnya. Aku Bernama Alfita Nurochmah Berasal dari kota Kediri datang ke malang untuk mencari ilmu tentang tata busana dan siap menggali ilmu lain yang akan dipelajari di Univesitas Negeri Malang ini. Aku  berada di fakultas Teknik di jurusan teknologi industri tepatnya pada prodi D3 tata busana, dengan jumlah mahasiswa 13 membuatku lebih nyaman berada di kelas tersebut. Di jurusan kami teknologi industri terdapat 4 prodi yaitu S1 pendidikan tata boga, D3 tata boga, S1 pendidikan tata busana, dan D3 tata busana. Teknologi industri mempunyai 3 gedung di area fakultas teknik yaitu gedung H4, gedung G5 dan gedung G6. Terlebih dahulu saya akan mengenalkan nara sumber saya yaitu alumi D3 Tata Busana, Nara sumber saya yang pertama bernama Weny Emelia Masitoh yang lulus pada tahun 2012  berasal dari Bontang, yang kedua bernama Muryati SP lulus pada 2011 berasal dari pasuruan dan yang terakhir bernama  Dewi Kartika lulus pada tahun 2010 berasal dari mataram, mengatakan  bahwa mereka belum merasakan plus minus yang terlalu banyak karena hanya selang 1-3tahun, yang mereka jelaskan hanya perubahan terjadi perlu proses sedangakan mereka baru lulus sekitar 1-3 tahun yang lalu jadi perubahan yang terjadi tidak terlalu besar. Lalu saya akan mengenakan laboratorium-laboratorium yang ada di jurusan teknologi industri khususnya pada prodi tata busana pertama laboratorium desain, laboratorium bordir terletak di gedung G5-206 bersebelahan dengan laboratorium computer, lalu yang ke tiga laboratorium bordir terletak di gedung yang sama yaitu G5-208,  selajutnya kita berpindah ke gedung sebelah di gedung G6 terdapat laboratorium industri terletak di G6-202 dan yang terakhir Laboratorium Produksi Busana yang terletak di depan laboratorium  Industri tepatnya di G6-203, lalu di gedung teknologi industri yang terakhir kita mempunyai laboratorium kecantikan, tepatnya digedung H4 Fakultas teknik univeritas negeri malang.

Laboratorium yang terletak di gedung G5 ruang 205, ruangan ini terletak di lantai dua dekat dengan laboratorium komputer, kami memakai ruangan ini untuk mata kuliah draping dan mata kuliah menggambar proporsi tubuh manusia. Ruangan ini cukup luas serta di lengkapi dengan fasilitas blackbord yang telah diganti dengan whiteboard, meskipun hanya ditumpuk meja panjang untuk kami para mahasiswa belajar dan mengerjakan tugas menggambar, serta bangku lipat dan satu meja dosen. Di ruang ini terdapat banyak dressform dari bermacam- macam ukuran yang digunakan saat mata kuliah draping, satu dressform dijatah untuk satu orang mahasiswa, namun ada juga yang satu dressformuntuk dua orang disesuaikan dengan jumlah mahasiswa yang ada di satu kelas tersebut. Disini terdapat jendela disatu sisi ruangan yang berfungsi untuk pertukaran udara namun jendela ini tidak banyak membantu karena sering kali kami masih merasa kegerahan saat berada di ruang ini, kegerahan kami disebabkan karena kurangnya udara untuk menyegarkan ruangan, tidak terdapat fasilitas kipas angin di ruangan ini. Namun keadaan kelas yang bisa di bilang luas ini cukup melegakan kami untuk berada lama di ruang ini, selain itu kelas ini menjadi terlihat lebih luas. Karena jumlah mahasiswa dikelas saya sedikit. Diruang ini terdapat meja panjang yang di gunakan untuk belajar.  Setiap ruang praktek memiliki laboran sendiri- sendiri, tugas seorang laboran adalah menjaga dan mengontrol ruangan seperti kebersihan ruangan serta mengontrol pemakaian mesin- mesin yang ada, setiap ada kerusakan mahasiswa wajib lapor supaya laboran tau mesin mana saja yang perlu dibenahi.

  Adanya pencahayaan yang begitu baik karena cahaya bisa berasal dari lampu ataupun dari cahaya matahari, karena laboraturium mempunyai banyak sekali jendela di kanan maupun di kiri ruangannya, selain itu manfaat dari banyaknya jendela menurut beliau yakni untuk memperoleh udara segar karena laboraturium juga tidak dilengkapi dengan adanya AC, dan hanya mengandalkan kipas angin gantung, oleh karena itu peran jendela juga sangat penting, untuk menghilangkan kejenuhan pada saat menjahit. Namun dibalik banyaknya kelebihan tentunya juga pasti ada beberapa kekurangan dan menurut para alumni yang memiliki kesamaan pendapat, ada satu hal yang menjadi point minus di sini yakni kurangnya luas ruangan yang berdampak pada penataan setiap mesin jahit yang dirasa cukup berdempetan atau kurang adanya celah di kanan kiri, yang membuat kurang nyaman saat ingin bergerak bebas seperti berpindah ke mesin obras harus memutar jalan terlebih dahulu dikarenakan satu deretan mesin jahit berdempetan. Selanjutnya beralih pada Laboraturium Bordir, Menurut para alumni pada laboraturium bordir seperti yang kita ketahui ialah Di laboratorium ini tampak jumlah mesin obras yang masih sedikit. Dan lebih dominan banyaknya mesin jahit.  Akan lebih baik jika jumlah mesin-mesin tersebut ditambah agar dapat memperlacar kegiatan parktikum. Dengan ini para mahasiwa yang akan praktek jadi tidak perlu menunggu antrian yang panjang, untuk kelas yang mahasiswanya banyak, namun para alumni tidak terlalu menghiraukan karena D3 mahasiswanya tidak terlalu banyak sehingga cukup waktu dan fasilitas yang diberikan universitas kepada kami. Kemudian dilaboratorium ini juga terdapat mesin untuk lubang kancing, namun hanya berjumlah 1 mesin, Jumlah mesin tersebut masih kurang memadai. Para mahasiswa biasanya mengatasinya dengan memasang bagian praktik yang lain dulu sembari menunggu giliran untuk mengoperasikan mesin tersebut. Karena terkadang mesin banyak yang rusak atau tidak dirawat seharusnya laboran mengecek dan selalu merawat mesin-mesin yang ada.

Selanjutnya kita berpindah ke Laboratorium Tata Rias yang terletak pada gedung H4 tepatnya pada Lantai 3 disana terdapat alat-alat dan bahan-bahan yang digunakan untuk  make up dan penataan rambut serta alat-alat dan bahan-bahan  yang digunakan untuk perawatan rambut dan wajah.

Hal lain yang perlu diperhatikan yakni soal penggunaan masker pada mahasiswa sebenarnya sangat perlu diterapkan. Karena seperti yang kita lihat bahwa masih jarang sekali mahasiswa yang mau menggunakannya dan selebihnya bahkan seringkali mengabaikannya padahal hal ini juga berdampak pada perlindungan diri mereka. Kebanyakan alasannya karena sesak dan tidak bisa bernafas dengan leluasa dikarenakan terhalang oleh masker yang menutupi hidung. Namun sebenarnya penggunaan masker tersebut sangat teramat penting bagi kesehatan setiap penguna laboratorium. Ketika kita menggunting kain atau ketika menggunakan mesin, pasti ada serbuk-serbuk kain yang berbahan kimia yang berterbangan yang berbahaya apabila sampai terhirup oleh hidung dan sampai mengganggu pernafasan kita. bahwasanya serbuk-serbuk tersebut apabila telah banyak terhirup akan megakibatkan batuk yang susah untuk disembuhkan dikarenakan kandungan di dalamnya yang sangat membahayakan. Dan seharusnya apabila kita benar-benar peduli terhadap kesehatan diri kita seharusnya kita mau untuk mengenakannya karena apabila ada sakit penyakit itu dapat merugikan diri kita sendiri karena segala aktifitas pun dapat terhambat oleh karena keteledoran diri kita sendiri yang tidak mau menjaga kesehatan, ujar para alumni.

Proses pemeliharaan laboratorium yang baik:

1.  Lantai hendaknya memiliki memiliki permukaan yang sesuai untuk bekerja dan mudah dibersihkan.

2. Jagalah kebersihan gang atau koridor, jalan masuk dan tangga bersih agar orang dapat bebas berlalu lalang dan produk dapat dibwah dengan mudah.

3. Sediakan area penyimpanan yang sesuai dan memadai serta letakkan barang-barangdi tempat yang mudah dijangkau.

4. Penerangan harus baik dan tidak terhalang oleh furnitur atau barang-barang lain.

5. Buanglah sampah pada tempatnya agar dapat dikosongkan dengan teratur.

6. Simpanlah barang-barang yang berat dan sering dipakai di rak penyimpanan yang tingginya sebatas pinggang agar mudah diambil dan aman.       

7. Cairan yang tumpah harus segera dibersihkan.

8. Mesin, perlengkapan, dan peralatan harus dirawat dengan semestinya.

9. Segera melapor kepada manager area kerja atau orang lain yang bertanggung jawab di area kerja jika terdapat mesin, alat atau perlengkapan yang rusak atau tidak dapat digunakan.

10. Bersihkan mesin secara teratur dari debu dan akumulasi lain (benang dan sebagainya).

11. Jaga gudang peralatan serta rak peralatan untuk mesin agar selalu bersih dan teratur. Peralatan yang sedang tidak dipakai harus dibersihkan dan disimpan kembali di gudang.

12. Tulis atau gambarlah tanda peringatan dan tanda bahaya dengan jelas serta letakkan tanda tersebut tepat di tempat yang mudah terlihat.

13. Simpanlah perlengkapan P3K di tempat yang diketahui oleh semua orang, jagalah selalu kebersihannya dan periksa kelengkapan isi kotak.

Dengan demikian dapat kami simpulkan bahwa masih banyak sekali fasilitas-fasilitas di laboratorium yang kurang memadai atau yang masih belum tepat cara penempatannya. Oleh karena itu Banyak fasilitas-fasilitas yang masih perlu ditata ulang letaknya agar lebih terstruktur, rapi dan juga nyaman ketika digunakan. Apabila ruangan laboratorium tersebut rapi dan nyaman, pastinya juga akan memberi banyak keuntungan dan pengaruh positif pula bagi si pemakainya yakni kita sebagai mahasiswa Tata Busana. Dan apabila lingkungan di sekitar kita terlihat nyaman tentunya juga akan membuat diri kita merasa senang ketika melaksanakan setiap praktikum, dan tentunya diperlukan pula kerjasama dari setiap mahasiswa yang terlibat piket untuk dapat membersihkan ruangan laboraturium tersebut kembali seperti asalnya karena kita wajib bertanggung jawab karena kita telah menggunakannya. Dan tentunya apabila kondisi di sekitar kita bersih dan rapi tentunya kegiatan pembelajaran akan berjalan dengan lancar dan efektif sebagaimana mestinya.     

http://www.asuransi-kesehatan.org/menggunakan-alat-pelindung-diri-apd-saat-bekerja

http://alatalatlaboratorium.com/Blog/alat-pelindung-diri-laboratorium

 

 

Tentang k3tium

sehat dan bersemangat
Pos ini dipublikasikan di D3Bus2012-AlfitaNurochmah, Dwi Astuti Sih Apsari dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s