Tugas 2 plus minus laboratorium TI

Pentingnya kelengkapan alat di laboratorium TI

Laboratorium Universitas Negeri Malang yang tepatnya berada di G5 dan G6 merupakan tempat sebagai ruang praktikum bagi mahasiswa  Tata Busana Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik. Untuk ruangan di G5 208, G5 206, G5 204, dan G6 202.Laboratorium sendiri adalah suatu ruangan untuk melakukan kegiatan praktek yang tersedia juga peralatan untuk praktek. Dan adanya laboratorium TI ini bertujuan untuk menunjang proses pembelajaran tata busana. Untuk itu perlunya k3 dalam setiap laboratorium yang menunjang saat pratikum. Disini saya akan menjelaskan dari beberapa informasi dari kakak-kakak alumni tentang betapa pentingnya kelengkapan alat di laboratorium TI serta penerapan K3 di TI.

 Gambar  Gambar

foto saya bersama narasumber

Gambar 

Menurut kakak alumni sebagai narasumber semua menjawab bahwa laboratorium TI memiliki kekurangan dan kelebihan, seperti berikut yang telah dipaparkan oleh kakak-kakak alumni yaitu, untuk mahasiswa S1 mereka lebih sering membawa mesin jahit sendiri (portable). Karena jumlah mahasiswanya lebih banyak dibandingkan mahasiswa D3 selain itu mereka tidak perlu menunggu laboran ketika terjadi gangguan pada mesin jahit.  Karena mereka mampu memperbaikinya sendiri. Namun masih ada beberapa kekurangan yang ada di dalam laboratorium tersebut yang perlu diperbaiki

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan di laboratorium TI yang dipaparkan oleh kakak alumni yaitu:

v  Kelebihan:  

  • ·         Mesin-mesin yang dipergunakan untuk praktikum menjahit sudah cukup lengkap  mulai dari mesin jahit manual, mesin jahit benang 4,mesin untuk mengobras,mesin neci/bis,mesin lubang kancing baik untuk mesin juki biasa (semi otomatis), mesin over deck, serta adanya papan setrika dan meja untuk memotong bahan dan pola yang cukup besar.

Gambar   Gambar

  • ·         Untuk setiap ruang laboratorium sudah cukup luas dan sudah memenuhi syarat, seperti pada laboratorium komputer, kabel-kabel tertata rapi ruangan juga bersih. Serta saat masuk dalam lab.kom sepatu dilepas dan tidak boleh membawa makanan atau minuman agar ruangan tidak kotor serta agar tidak terjadi konslet

 Gambar

  • ·         Untuk  penerangan sudah baik karena adanya jendela yang cukup banyak sehingga penerangan didapat dari sinar matahari, kalau pun saat cuaca mendung, terdapat juga lampu-lampu yang cukup untuk penerangan. serta untuk ventilasi sudah cukup banyak, jendela-jendela juga cukup besar dan banyak.

 

  • ·         Tersedianya lemari-lemari sebagai tempat penyimpanan alat dan bahan praktikum seperti benang-benang untuk membordir, beberapa fragmen untuk mata kuliah teknik dasar menjahit.
  • ·         Kabel-kabel  dipasang bergantungan agar tidak terjadi kecelakaan kaki tersandung kabelselain itu juga terdapat beberapa kipas angin. 
  • ·         Untuk mempermudah mahasiswa  memotong kain maupun kertas pola tersedia meja-meja panjang dan besar pada setiap tempat laboratorium serta terdapat juga setrika. 
  • ·   Untuk kebersihan sendiri di setiap laboratorium sudah disediakan tempat sampah dan alat-alat kebersihan.Dan setiap selesai pratikum selalu ada piket kelas, itu yang membuat kelas tetap rapi dan bersih.
  • ·         Tersedia daftar pinjaman alatuntuk mencatat peralatan yang dipinjam oleh mahasiswi  saat praktikum.

 

  • ·         Selain itu semua ada juga fasilitas Neckline yang menjual perlengkapan alat dan bahan menjahit. Ini sangat baik sekali. Karena jika lupa membawa alat jahit atau ada yang kurang kita tidak perlu repot atau jauh-jauh beli ke tempat lain, karena di neckline sudah tersedia semunya. 

v  Kekurangan:

 Gambar

Gambar: (a) mesin bordir yg dibawa mahasiswa     

Gambar              

   (b) mesin bordir yg ada di lab.bordir

  • ·         Terbatasnya mesin border yang tersedia. Jadi ada mahasiswa yang mengunakan mesin biasa untuk membordir. Dan ada juga yang membawa mesin sendiri karena keterbatasannya mesin bordir serta jumlah mahasiswanya yang banyak. Selain itu pada mesin bordir seluruhnya memiliki pengaman, sehingga masih dikhawatirkan terjadi kecelakaan kerja terhadap mahasiswa seperti tertusuk jarum saat melaksanakan praktikum tersebut. 
  • ·         Laboran juga kadang menghilang saat mata kuliah pratek menjahit, jadi jika ada gangguan pada mesin jahit mahasiswa harus menunggu laboran datang untuk memperbaiki. 
  • ·         Untuk kotak P3K juga masih banyak obat-obatan yang sudah expired tersimpan di dalam kotak P3K.
  • ·         Untuk jumlah dress form masih kurang kalau untuk anak D3 pemakaian dress form cukup karena jumlah mahasiswinya relatif sedikit, tapi untuk anak S1 pemakain dress form kurang dikarenakan jumlah mahasiswinya lebih banyak, seperti saat pratikum draping, untuk anak S1 pemakaian dress form yaitu satu dress form dipakai untuk dua orang ini dapat mengganggu kelancaran saat pratikum. Dan seharusnya untuk dress form perlu ditambah jumlahnya

 

  • ·         Terkadang terjadi listrik yang tiba-tiba mati itu sangat mengganggu saat melakukan pratikum, misalnya saat menjahit jadi terpaksa harus menjahit secara manual dan itu pun tidak semua mesin jahit memiliki tali mesin yang dipakai untuk menjalankan mesin jahit tanpa dinamo (manual).Selain itu saat berada di lab.komputer saat mengerjakan tugas terkadang juga listrik mati. Sedangkan tugas yang dikerjakan menjadi hilang.

 

  • ·         Untuk wifi juga terkadang putus.

Sebaiknya keselamatan pada laboratorium TI UM harus ditingkatkan lagi dan diperhatikan. Supaya saat mahasiswi melakukan pratikum menjahit tidak lagi ada hambatan mesin rusak atau kendala yang lain. Dan saling menjaga kebersihan, keselamatan, dan kesehatan. Selain itu setiap melakukan pratikum mahasiswi juga diwajibkan untuk memakai celemek, yang bertujuan sebagai pelindung tubuh kita agar tidak kotor terkena sisa-sisa benang, di celemek ini juga terdapat kantong pada bagian depan yang berfungsi untuk mengantongi alat-alat jahit seperti gunting, jarum pentul, dll yang memudahkan kita saat pratikum. Ini semua dilakukan agar kita tahu bahwa laboratorium TI UM  dan mahasiswi mengeti tentang pentingnya penerapan K3yang dapat memberikan kemajuan untuk kedepannya agar lebih baik lagi.

 

 

 

Tentang k3tium

sehat dan bersemangat
Pos ini dipublikasikan di D3BUS 2012-Fathiyanti, Dwi Astuti Sih Apsari. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s