Tugas 3 Serba-serbi K3 TI

ALAT PELINDUNG DIRI YANG DIGUNAKAN UNTUK MAHASISWA TATA BUSANA

Alat pelindung diri adalah alat yang digunakan untuk melindungi diri dari bahaya atau kecelakaan. Untuk mahasiswa tata busana seharusnnya lebih lengkap dibandingkan dengan jurusan yang lain karena dalam program studi tata busana kita seharusnya lebih mementingkan keselamatan karena kita tidak pernah tahu kapan kecelakaan terjadi. Jadi, lebih baik kita melindungi diri atau mencegah dahulu daripada mengobati. Karena pada dasarnya mahasiswa tata busana berhak mendapat alat perlindungan diri misalnya saja seperti: masker,jas lab atau celemek,dll. Dan sebaiknya mahasiswa juga mengikat rambut ketika menjahit kalau bisa mahasiswa juga menggunakan topi agar ketika berkeringat kain yang sedang dijahit tidak kejatuhan air keringat.

Menurut saya, keselamatan kerja atau penerapan K3 di jurusan teknologi industri tepatnya di program studi tata busana itu kurang karena mahasiswa masih ada yang tidak menggunakan masker sebagai salah satu alat pelindung diri. Selain itu,penerapan K3 juga masih dibawah standart dan selain itu mesin jahitnya juga kurang kebanyakan mahasiswa membawa mesin jahit sendiri.

Seharusnya laboratorium menyiapkan semua,lalu terkadang ada juga mahasiswa yang lupa membawa alat perlengkapan jahitnya tapi syukurlah di laboratorium menjahit yang berada di gedung G6 lantai 2 sudah memenuhi karena disana dipinjamin alat jahit apabila ada mahasiswa yang membutuhkan apalagi laborannya yang baik dan ramah yang bisa bekerjasama dengan mahasiswa. Dari sinilah kita harus menetapkan K3 (yaitu keselamatan dan kesehatan agar mahasiswa tidak jatuh sakit dengan kondisi laboratorium yang sangat tidak nyaman). Dan di laboratorium menjahit yang berada di gedung G6 lantai 2 disana mahasiswa mendapatkan fasilitas berupa viselin,resleting,kertas pola sedangkan dulu ketika semester 1 di laboratorium bordir kita angkatan 2012 tidak mendapatkan fasilitas seperti di laboratorium menjahit yang berada di gedung G6 lantai 2. Namun di jurusan tata busana sekarang sudah di terapkan bahwa mahasiswa wajib menggunakan celemek ketika menjahit agar potongan-potongan kain tidak menempel di pakaian yang kita kenakan, kebanyakan mahasiswa juga mengikat rambut ketika sedang menjahit agar ketika berkeringat rambut mereka tidak basah dan tidak menetes ke kain yang sedang di kita jahit.

Alat yang sebenarnya wajib digunakan oleh mahasiswa tata busana adalah:

  • Topi/helmet
  • Masker mulut
  • Celemek
  • Ikat rambut

 

Jadi, semua alat perlengkapan mahasiswa tata busana tersebut memiliki fungsi masing-masing, yang pertama topi/helmet yang berfungsi sebagai apabila ada rambut yang ketombean atau kutuan tidak jatuh ke kain yang sedang di jahit terlebih apabila kain tersebut berwarna putih jika kotor pasti akan terlihat sekali, yang kedua adalah masker mulut yang berfungsi sebagai penyaring kotoran atau debu-debu kain yang berserakan ketika kita memotongnya bahkan bisa menghindarkann kita dari berbagai penyakit yang mampu merusak organ tubuh dan mengganggu kesehatan tubuh kita sebagai mahasiswa, yang ketiga adalah celemek yang memiliki fungsi sebagai pelindung pakaian kita dari potongan-potongan atau sisa-sisa kain yang berserakan ketika menjahit dan mengobras kain sehingga pakaian kita masih terlindung dan bersih dari sisa-sisa kain, yang keempat adalah ikat rambut ayng berfungsi sebagai alat pelindung diri yang sering di lupakan mahasiswa ketika menjahit padahal sangat berpengaruh sekali  karena apabila kita berkeringat ketika menjahit maka keringat kita akan jatuh ke kain yang sedang kita jahit yang membuat kain tidak bersih dan rapi lagi.

            Selain alat pelindung diri tersebut, masih banyak lagi yang lainnya diatas hanya alat perlindungann diri yang umum saja yang sering kita lupakan sebagai mahasiswa. Di Universitas Negeri Malang ini mahasiswa jurusan teknologi industri prodi tata busana yang kebanyakkan sudah memberikan alat pelindung diri yangberupa celemek, tetapi terkadang ketika praktek menjahit pemakaian celemek tidak begitu ketat sehingga membuat mahasiswa seenaknya sendiri karena mahasiswa berpikiran bahwa apabila tidak memakai celemek tidak akan mendapatkan sanksi atau hukuman dari dosen sehingga mahasiswa semakin banyak yang melanggar, tanpa mereka sadari bahwa pakaian mereka menjadi kotor dan sisa-sisa kain masih menempel sehingga membuat penampilan kita kurang modis. Selain itu, serba-serbi yang digunakan untuk mahasiswa tata busana adalah sarung tangan yang di pakai ketika mahasiswa melakukan pewarnaan pada kain agar tangan tidak iritasi dan luka ketika terkena pewarna tekstil yang sangat berbahaya, adapun perlengakapan yang di pakai oleh mahasiswa sehari-hari ketika matakuliah praktek menjahit:

  • Di matakuliah bu Cicik, mahasiswa masih di wajibkan untuk mengenakan masker penutup mulut agar kesehatan maasiswa masih terjaga dan terbebas dari serangan penyakit.
  • Di matakuliah menjahitnya juga di wajibkan untuk memeakai celemek agar pakaian mahasiswa tetap bersih.

Selain itu, penerapan K3 di tata busana sudah lumayan bagus, walaupun masih ada kekurangan dan kelebihan. Kekurangannya mulai dari kabel listrik yang bergantungan di G5 yang dapat menyebabkan mahasiswa kesetrum, meja yang kurang banyak dann luas menyebabkan mahasiswa apabila memotong kain harus di lantai, kabel-kabel yang berada di laboratorium kompuuter itu juga sangat berbahaya karena berada di bawahapabila tidak melihat ke bawah aka nada banyak mahasiswa yang tersandung dan jatuh, mesin obras yang kurang memeadai, dan masih bayak lagi. Sedangkan pada sisi kelebihannya adalah setiap mahasiswa memiliki hak dan kewenangan yang sama antar mahasiswa, terkadang laborannya juga baik dan ramah, di jurusan tata busana semua mahasiswa wajib untuk membeli perlengkapan menjahit beserta celemek di necklin.

Penerapan K3 di tata busana masih terbilang kurang bagus atau di bawah standart karena masih banyak kabel yang masih berserakan di bawah dan kabel juga ada yang bergantungan yang menyebabkan ketakutan pada mahasiswa terlebih apabila mahasiswa tersebut pernah kestrum pasti mahasiswa tersebut akan merasa trauma yang mendalam.

Seharusnya penerapan K3 lebih di utamakan lagi apalagi terhadap kabel-kabel yang masih kurang rapi dan dulu juga pernah terjadi proyektor yang mgeluarkan suara yang menyeramkan ketika mahasiswa prodi D3 tata busana angkatan 2012 sedang berada di laboratorium komputer, semua mahasiswa ketakutan dan merasa enggan untuk mendekat dann untung saja dosen yang mengajar tidak kenapa-kenapa karena proyektor yang meledak itu berada tepat di atas kepala dosen pengajar tapi Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa. Namun penanganannya cukup bagus karena langsung di tangangani dengan cepat dan benar agar tidak terjadi korban pada dosen ataupun mahasiswa seperti luka bakar dan pada seminggu kemudian ketika kami kembali ke laboratorium kompter ternyata sudah di botulin dan lcd beserta proyektornya dapat di pakai kembali.

            Berikut adalah hasil wawancara dengan kakak-kakak alumni D3 Tata Busana angkatan 2008:

  1. Kak rosida atau sering di panggil Oci ini berpendapat bahwa penerapan K3 di jurusan teknologi industri tepatnya di prodi tata busana sudah cukup baik dari tahun ke tahun.
  2. Kak sofi berpendapat bahwa dahulu penerapan K3 masih kurang tetapi sekarangg sudah mulai cukup baik terlebih tentang alat pelindung diri yang di kenakan.
  3. Kak trimurti berpendapat bahwa K3 di jurusan teknologi industri di prodi tata busana sekarang ini sangat mengalami kemajuan mulai dari dressfrom,mesin jahit,mesin border,dan lain-lain.

Jadi, dapat di simpulkan kalau di jurusan teknologi industri tepatnya di prodi tata busana mengalami banyak kemajuan di K3 yang dari dulu tetap berjuang dan mempertahankan kesehatan dan keselamatan mahasiswa oelehkarena itu sekarang K3 di tata busana mengalami kemajuan yang tinggi dan itu wajib di kembangkan sampai nanti.

Tentang k3tium

sehat dan bersemangat
Pos ini dipublikasikan di D3Bus2012-NovitaMirantiDewi, Dwi Astuti Sih Apsari. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s