Tugas 3 serba-serbi K3 TI

Pentingnya pelindung diri saat pratikum

Sebelum saya menjelaskan tentang pentingnya pelindung diri ketika pratikum. Sebelumnya perlu diketahui pengertian dan tujuan penerapan K3 dalam suatu industry maupun kehidupan sehari-hari. Kepanjangan dari K3 adalah kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja. K3 merupakan sarana utama untuk pencegahan kecelakaan, cacat, dan kematian akibat dari kecelakaan kerja. Kesehatan kerja adalah kondisi kesehatan tenaga kerja baik fisik, mental dan sosial dengan usaha pencegahan dan pengobatan terhadap gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pekerjaan. Keselamatan Kerja adalah upaya keselamatan pekerja agar terhindar dari bahaya selama melakukan pekerjaan. Kemananan kerja adalah upaya agar pekerja merasa aman saat bekerja dengan memberikan ruangan kerja dan peralatan kerja yang dapat mendukung terciptanya suasana kerja yang aman.

Dari penjelasan diatas sudah jelas bahwa penerapan K3 sangat penting. Ada beberapa tujuan penerapan K3 antara lain:

  • ·         Mencegah terjadinya kecelakaan dan atau penyakit akibat kerja.

 

  • ·          Menghindari kemungkinan terhambatnya proses produksi .

 

  • ·         Agar pekerja mendapat jaminan keselamatan dan kesehatan kerja baik secara fisik, sosial, dan psikologis.

 

  • ·         Agar ada semangat dalam bekerja dari pekerja yang merasa diperhatikan dari segi K3 tersebut.

 

  • ·         Selain itu agar pekerja dapat memahami tentang  pentingnya K3 dalam suatu industry.

Cara mencegah kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan & kesehatan kerja kita harus memakai APD (Alat Pelindung Diri). Untuk penggunaanya sendiri harus memenuhi syarat seperti nyaman saat dipakai, tidak menganggu kerja, dan APD yang digunakan memberikan perlindungan yang efektif.  Salah satu APD di TI bisa berupa celemek dan masker untuk mahasiswi tata busana, sedangkan untuk macam-macam APD yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri. Contohnya  antara lain:

  • ·         Helm

 

  • ·         Pakaian khusus

 

  • ·         Sepatu khusus

 

  • ·         Rambu-rambu peringatan

 

  • ·         Masker

 

  • ·         Sarung tangan

 

  • ·         Penutup telinga

 

  • ·         Kacamata pelindung

 

  • ·         Pelindung wajah

Dasar Hukum Alat Pelindung Diri

1.Undang-undang No.1 tahun 1970.

a.Pasal 3 ayat (1) butir f: Dengan peraturan perundangan ditetapkan syarat-syarat untuk memberikan APD

b.Pasal 9 ayat (1) butir c: Pengurus diwajibkan menunjukkan dan menjelaskan pada tiap tenaga kerja baru tentang APD.

c. Pasal 12 butir b: Dengan peraturan perundangan diatur kewajiban dan atau hak tenaga kerja untuk memakai APD.

d. Pasal 14 butir c: Pengurus diwajibkan menyediakan APD secara cuma – cuma.

Dan manfaat penggunaan APD adalah:

  • ·         untuk melindungi seluruh/sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya/kecelakaan kerja.

 

  • ·         Mengurangi resiko akibat kecelakaan

 

  • ·         Untuk menerapkan ilmu K3 pada saat kerja di sebuah industri, yang telah di peroleh di bangku kuliah

Selain APD yang kita pakai kita harus tetap menjaga keserasian peralatan dan sarana kerja saat pratikum yaitu:
Kesalahan yang disebabkan ketidakserasian antara peralatan dan sarana
saat pratikum dapat menimbulkan berbagai masalah yang akhirnya dapat mengancam keselamatan dan kesehatan mahasiswi. Permasalahan mengenai hal tersebut di atas ditunjukkan oleh penjelasan di bawah ini:

  • ·         Pemotongan Kain

Faktor ergonomi : ukuran meja kerja, kursi duduk, sikap dan sistem kerja, cara dan sistem kerja.

  • ·         Mesin Jahit

Faktor ergonomi : ukuran meja kerja, ukuran kursi duduk, sikap dan sistem kerja, cara dan sistem kerja.

  • ·         Seterika

Faktor ergonomi : ukuran meja kerja, ukuran kursi duduk, sikap atau cara kerja, kesesuaian sikap atau sistem kerja.

Tidak hanya itu saja saat pelajaran komputerpara pengguna komputer harus tetap menerapkan prinsip menjaga kesehatan dan keselamatan kerja menurut petunjuk yang sudah ada. Gangguan kesehatan yang mungkin terjadi akibat penggunaan komputer adalah :

  • ·         Gangguan pada mata

 

  • ·         Gangguan pada kepala

 

  • ·         Gangguan pada tangan

 

  • ·         Gangguan pada badan

Salah satu peralatan komputer yang berpotensi menimbulkan ganguan kesehatan adalah monitor.karena layar monitor memancarkan radiasi atau pemancaran partikel-partikel elementer dan energi radiasi. Energi radiasi dapat mengeluarkan elekton dari inti atom sehingga akan menjadi muatan positif dan disebut ion positif. Sementara itu, elektron yang dikeluarkan dapat tinggal bebas atau mengikat ato netral lainnya dan membentuk ion negatif. Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk pada atom-atom di tubuh kita.

Gangguan kesehatan yang diduga timbul akibat radiasi komputer adalah penyakit katarak. Untuk itu, setiap pengguna komputer perlu mengatur waktu pemakaian komputer. Selain itu faktor-faktor lain yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, yaitu posisi tubuh, posisi peralatan, pencahayaan ruangan, dan kondisi lingkungan ( suhu, kualitas udara dan gangguan suara ). Menggunakan komputer dengan posisi tubuh yang benar, akan memberikan kenyamanan saat bekerja. Dengan posisi tubuh yang rileks, kita dapat bekerja secara efektif dan kesehatan kita pun akan terjaga. Kenyamanan yang dibutuhkan antara lain:

·         Posisi duduk : tempat duduk yang ideal dan bersandar kursi ideal berputar dan dapat diatur tinggi rendahnya, tempat duduk yang tidak bersandar dapat menyababkan punggung kelelahan.Sesuaikan tinggi kursi dengan tinggi badan kita.

 

·         Posisi mata : harus lurus dan tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, jika posisi mata tinggi atau rendah membuat leher cepat lelah, layar yang digunakan sebaiknya yang low radiasi atau layar jenis LCD.Usahakan agar jarak antara monitor dan mata minimal 80 cm.

 

·         Posisi tangan : pilih tuts keyboard yang lembut dan gunakan jari sebanyak mungkin untuk mengetik.

 

Berikut ini posisi duduk yang benar saat menggunakan komputer.

·         Bagian kepala dan leher

Aturlah agar posisi kepala dan leher anda tegak dengan pandangan lurus kedepan. Dengan posisi ini, anda akan sanggup betahan lebih lama di depan dan tidak cepat merasa lelah. Posisi leher yang terlalu lentur dan kepala menengadah atau menunduk saat menghadap monitor tidak dibenarkan karena akan membuat anda cepat lelah.

 

·         Bagian punggung

Duduk dengan punggung yang tegak dan rileks merupakan posisi yang benar saat menggunakan komputer. Badan yang terlalu membungkuk, atau terlalu miring ke kiri atau ke kanan, dapat menimbulkan rasa sakit.usahakan agar seluruh punggung tersangga dengan baik oleh sandaran kursi.

 

·         Bagian pundak

Aturlah posisi pundak sedemikian rupa agar otot-otot pundak tidak tegang. Usahakan agar pundak tiada terlalu ke bawah atau terlalu tegak.

 

·         Posisi lengan dan siku

Posisi lengan yang baik adalah berada disamping badan dan siku membentuk sudut lebih besar dari 90o.

 

·         Bagian kaki

Gunakan sandaran kaki sehingga tungkai berada dalam posisi yang nyaman.

Selain dalam lingkungan perkuliahan penerapan K3 lebih sederhana dari penerapan K3 yang ada pada dunia industry, namun tetap pada standard K3 yang ada pada dunia industri. Dalam ruang lingkup ini dapat diketahui bahwa pelaku penerapan K3 dan penggunaan APD dapat dikatakan mulai dari mahasiswa, dosen, laboran dan juga orang-orang yang terlibat dalam lingkungan perkuliahan tersebut. Upaya-upaya perawatan mesin, ruang laboratorium, pemeliharaan gedung kampus yang dilakukan oleh pihak kampus maupun kesadaran mahasiswa dapat disebut sebagai sumber produksi. Oleh karenanya dapat ditarik kesimpulan bahwa mempelajari atau mengetahui tentang penerapan K3  dan penggunaan APD sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari maupun kegiatan industry termasuk juga pada kegiatan perkuliahan.

 

 

sumber rujukan:
http://imambudionosake.blogspot.com/2012/04/kesehatan-keselamatan-kerja-k3.html

http://manfaatk3.blogspot.com/2012/08/akibat-dari-tidak-di-terapkannya.html

Tentang k3tium

sehat dan bersemangat
Pos ini dipublikasikan di D3BUS 2012-Fathiyanti, Dwi Astuti Sih Apsari. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s