Tugas 2 Plus Minus Laboratium TI UM Diana Ika

Alat yang digunakan dalam di laboratium

            Nama saya Diana Ika Farida, saya kuliah di Universitas Negri Malang, Jurusan teknologi industri prodi D3 Tata busana. Di Universitas Negri Malang Fakultas Teknik, teknologi industri mempunyai gedung G5 dan G6. Masing-masing gedung mempunyai laboratium, yaitu laboratium tata busana dan tata boga.

            Tata busana khususnya untuk pembuatan baju mempunyai laboratium yang terdapat di gedung G5 dan G6 yang masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Pada semester satu saya terdapat mata kuliah teknik dasar menjahit, laboratium yang saya tempati berada di gedung G6, saat itu dosen pengajar saya adalah ibu Nurul aini. Ruangan yang ada di G6 memang cukup luas untuk ditempati untuk prakti tetapi cahaya kadang kurang mendukung. Terkadang listrik juga seringkali mati saat melakukan praktik. Untungnya mesin masih tetap bisa digunakan meski tidak menggunakan listrik. Lab busana juga terdapat mesin yang jumlahnya banyak dan dapat mendukung berjalannya praktik menjahit bagi mahasiswa.

Gambar

Disini ada beberapa kelebihan dan kekurangan menurut pendapat Dewi Kartika, alumni D3 Tata busana 2010. Yang saya dapatkan, diantaranya adalah:

Laboratium busana mempunyai kelebihan dengan adanya ruangannya yang lebih luas dan adanya fentilasi udara dapat mempermudah mahasiswa dalam melakukan tugas praktik dengan baik. Tak hanya itu, tapi tersedianya meja yang lebar dapat digunakan untuk memotong kain diatas meja tanpa harus jongkok atau memotong kain pada lantai. Hal tersebut juga mempermudah mahasiswa dalam pemotongan kain. Mesin yang lumayan banyak menjadi salah satu pendukung berjalanya praktik. bahkan terdapat berbagai macam mesin yang terdapat di Laboratium Busana. Alat jahit yang digunakan semisal jarum, sepatu jahit, benang, skoci, sepul, pinset, dan lain-lain nampak sudah lengkap pada lab busana. Begitu pula kertas pola yang sudah tersedia di Lab dan kain viseline, serta kain keras. Semua perlengkapan menjahit terdapat pada laboratium Busana. Mahasiswa harus menulikan nama apabila menginginkan meminjam peralatan menjahit. Hal tersebut dilakukan untuk mahasiswa dapat bertanggung jawab dalam meminjam dan mengembalikan, serta untuk menjaga agar peralatan lab tetap terjaga tanpa harus ada yang hilang.

Saya juga sependapat dengan  Dewi Kartika alumni D3 Tata Busana, laboratium busana memiliki kelebihan pada ruangan yang luas juga fentilasi yang mendukung, mesinnya juga terlihat lengkap juga peralatan menjahit yang lengkap. Saya menambahkan bahwa saya juga menyukai dari peraturan laboratium dengan tidak bolehnya membawa makanan dan minuman di dalam lab, karena dapat membuat kotor ruangan. Tak lupa pula, saat praktik telah diselesaikan mahasiswa dengan bergantian setiap minggu untuk membersihkan ruangan, sehingga ruangan kembali bersih seperti semula. Pada laboratium komputer, peraturan tidak boleh menbawa makan dan miuman lebih ditekankan kembali, karena apabila ruangan terdapat sampah makanan dan minuman yang tumpah dapat menyebabkan konsleting yang sangat berbahaya. 

Gambar

Dewi Kartika juga menambahkan bahwa laboratium busana tidak hanya memiliki kelebihan saja tetapi juga mempunyai kekurangan-kekurangan yang masih belum teratasi yaitu:

Meskipun ruangan yang luas, dengan dilengkapi mesin yang lumayan banyak dan bermacam-macam, terkadang fungsi dari mesin itu sendiri kurang memadai. Banyak terdapat mesin jahit pada laboratium busana tetapi ada pula yang penggunaanya kurang maksimal seperti dinamo yang kurang halus, mesin yang tidak bisa digunakan. Bahkan pada gedung G5 mesin jahit tidak dapat digunakan saat terjadi pemadaman atau mati lampu. Selain mesin jahit ada pula mesin lainnya yang fungsinya kurang maksimal tetapi sudah mencukupi bagi mahasiswa. Laboratium busana khususnya lab untukmenjahit atau pembuatan baju, tidak hanya digunakan hanya untuk praktik itu saja melainkan kuliah praktik lainnya juga menggunakan lab busana tersebut. Saat kuliah yang menggunakan LCD, dosen dan mahasiswa juga bingung dalam melangsungkan pembelajaran. Seperti mata kuliah grading yang membutuhkan LCD untuk menerangkan, tetapi karena tidak tersedianya media maka pembelajaran dilakukan secara manual.

Untuk kekurangan laboratium busana memang harus segera di perbaiki, karena mahasiswa membutuhkan kelancaran dalam pembelajaran praktikum. Selain itu laboratium  teknologi industri masih kurang dalam penataannya. Misalnya dalam lab desain banyak dress form yang letaknya masih berceceran. Hampir sekeliling ruangan ditempati dress form karena peletakannya yang kurang rapi. Begitu pula pada lab menjahit terdapat pemasangan kabel yang masih tergantung dan kurang rapi. Tak hanya itu, laboratium komputer teknologi industri juga mengalami hal yang sama. Banyak komputer yang tidak bisa digunakan dan masih memampang di lab. Sehingga mahasiswa harus membawa laptop sendiri ketika ada mata kuliah kumputer.

Laboratium adalah bagian yang sangat penting dalam suatu lembaga, dimana lembaga itu memiliki kegiatan praktikum. Oleh karena itu laboratium harus dijaga dengan semaksimal mungkin juga di tingkatkan menjadi lebih baik agar kegiatan praktikum dapat berjalan dengan baik dan lancar. Bukan hanya mahasiswa saja yang memperoleh baiknya dalam pembelajaran tetapi dosen dan orang-orang disekitar juga merasakan partisipasi untuk mendukung apabila laboratium mempunyai kualitas dan fasilitas yang sangat baik.

Menurut Wijayanto (2012),  juga dijelaskan bahwa Laboratorium merupakan unit penunjang akademik pada lembaga pendidikan, berupa ruangan tertutup atau terbuka, bersifat permanen atau bergerak, dikelola secara sistematis untuk kegiatan pengujian, kalibrasi, dan/atau produksi dalam skala terbatas, dengan menggunakan peralatan dan bahan berdasarkan metode keilmuan tertentu, dalam rangka pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan/atau pengabdian kepada masyarakat.

Berdasarkan definisi di atas dapat disimpulkan bahwa laboratorium  adalah suatu bangunan yang di dalamnya dilengkapi dengan peralatan dan bahan-bahan berdasarkan metode keilmuan tertentu untuk melakukan percobaan ilmiah, penelitian, praktek pembelajaran, kegiatan pengujian, kalibrasi, dan atau produksi bahan tertentu.

Mahasiswa yang menggunakan fasilitas atau kelas laboratium juga diharuskan untuk berhati-hati dalam menggunakan fasilitas tersebut, mematuhi tata tertib laboratium agar tetap terjaga dan tidak mudah rusak karena laboratium juga merupakan fasilitas mahasiswa dalam pembelajaran. Mahasiswa harus bisa merawat dan lebih meningkatkan kegiatan laboratium dan alat-alat yang digunakan dalam laboratium. Tidak hanya mahasiswa tetapi dosen pun juga harus mendukung meningkatnya fasilitas dan keunggulan laboratium.

Akan tetapi laboratium busana saat ini sudah sangat mengalami perbaikan dan mencukupi untuk pembelajaran praktikum. Dibandingkan dengan dulu yang masih begitu lengkap alat untuk perlengkapan praktik. Sekian kelebihan dan kekurangan laboratium TI UM yang saya dapatkan dari alumni D3 Tata Busana 2010,

Menurut  Syamrilaode, metode laboratium juga mempunyai kelebihan dan kekurangan diantaranya adalah dibawah ini :

a. Kelebihan metode laboratorium
(1) peserta didik dapat berganti situasi baru.
(2) situasi pembelajaran biasanya lebih menyenangkan
(3) peserta didik dapat menggunakan alat bantu media yang lebih lengkap dan lebih dekat untuk mengambilnya karena memang sudah tersedia
(4) untuk PKn semua kasus yang sifatnya pribadi dapat diselesaikan di laboratorium tersebut.

b. Kekurangan metode laboratorium
(1) peserta didik yang kurang suka dengan belajar model ini merasa kurang mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan,
(2) belum tentu ruang laboratorium lebih menyenangkan,
(3) sering ada peserta didik lain yang lalu lalang karena memerlukan alat lain yang ada di laboratorium.

Sumber: http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/presenting/2116413-kelebihan-dan-kekurangan-metode-laboratorium/#ixzz2UpCqet00

Sumber: http://chemistry6623.blogspot.com/2012/07/pengertian-laboratorium.html

Nama : Dewi Kartika.

Alamat: Jln ciamis no 16 taman indah, Mataram.

Pendidikan PT: Lulus D3 Tata Busana 2010.

Gambar

Tentang k3tium

sehat dan bersemangat
Pos ini dipublikasikan di D3 tata busana Diana ika farida, Dwi Astuti Sih Apsari dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s