Tugas-2 Plus-Minus Laboratorium TI UM Whinda Veronica D3 tata busana 2012/2013

Plus-Minus Laboratorium TI UM

Ruang laboratorium teknologi industri um cukup baik karena beberapa ruang atau gedung sudah mendukung wifi menurut beberapa mahasiswa terkadang wifi di gedung G5 sering bermasalah padahal wifi sangat di butuhkan bagi mahasiswa untuk mencari tugas-tugas. Begitu pula di G6 di gedung tersebut tidak ada wifi padahal terdapat tulisan “hotspot area” beberapa mahasiswa juga mengeluh dengan keadaan tersebut. Di laboratorium G5 di laboratorium bordir kurangnya pendingin ruangan karena kipas angin yang ada di laboratorium bordir tersebut sudah kotor, berdebu sehingga debu-debu dari kipas tersebut keluar dan menyebabkan batuk, mesin-mesin jahit, mesin bordir, mesin obras juga banyak yang rusak , terutama mesin jahit banyak yang tidak bisa dipakai pakai sehingga mahsiswa harus pindah-pindah mesin agar bisa menjahit. Di laboratorium tersebut juga tidak bisa di gunakan untuk tugas menjahit yang harus diselesaikan di rumah akibatnya banyak mahasiswa mengeluh dan tidak bisa menyelesaikan tugas nya padahal itu adalah hak mahasiswa untuk menggunakan mesin jahit di laboratorium bordir juga sempit tidak nyaman untuk menjahit untuk memotong bahan juga sangat sulit karena tempat yang sangat sempit sehingga harus bergantian untuk memotong bahan akibatnya ketinggalan untuk proses menjahitnya. Ketersediaan nya bahan juga sangat kurang akibatnya banyak mahasiswa yang harus rela keluar pada saat mata kuliah untuk membeli bahan demi kelancaran dalam menjahit

Terlihat sekali laboratorium komputer sangat kotor sampah juga di mana-mana. Di lab komputer sendiri juga keadaan nya sempit terkadang LCD nya meletus sendiri komputer di lab komputer juga banyak yang rusak dan stiap flashdisk yang di taruh di komputer itu langsung virus nya banyak sehingga takut di masukin ke laptop pasti virusnya bisa-bisa masuk ke laptop meski di bersihkan lab komputer pasti akan tetap kotor kembali. Laboratorium komputer di UM lumayan rapi namun ada komputer rusak yang di biarkan berada di bawah dan tidak di bereskan sehingga terlihat lab nya kotor padahal sesungguhnya jika lab tersebut komputer yang rusak yang berada di bawah di bersihkan maka lab tersebut terlihat bersih dan tidak kotor namun karna tidak di bereskan sehingga terlihat kotor dan tidak terurus namun di laboratorium suasanya nyaman karena ada ac sehingga segar selalu dan tidak panas .

Suasana lab jahit untuk busana lumayan bersih mesin jahit nya terlihat rapi tidak berantakan, namun hawa di dalam ruangan sangat panas dan kipas angin yang di berikan sangat kotor, berdebu dan tidak di bersihkan. Debunya seperti lengket di kipas angin dan suasananya juga sempit tidak terlihat luas. Di lihat dari segi ruangan kurang luas namun untuk memotong bahan cukup memadai karena jumlah mahasiswa sedikit. Inventaris barang dalam ruangan tersebut terutama mesin jahit dalam kondisi kurang baik sehingga perlu adanya beberapa perbaikan untuk proses belajar lebih lancar. Untuk menghasilkan

suasana yang nyaman di perlukan penataan ruang ulang terutama menyediakan tempat khusus untuk hasil jahitan mahasiswa agar suasana ruangan terkesan lebih rapi.  Jika dalam ruangan tersebut memiliki standart penaataan ruangan yang baik dan kebersihan yang baik juga akan mendukung proses belajar di dalam lab lebih menyenangkan.

salah satu lab jahit yang memiliki kapasitas cukup besar yang letaknya tepat didepan lab no 202. Namun ruangan ini di pergunakan bagi mahasiswa tingkat atas, karena kualitas mesin jahitnya cukup canggih jadi memerlukan keahlian khusus. Ruangan ini cukup nyaman untuk proses pembelajaran selain bersih juga kapasitas ruangan cukup luas. Dengan ruangan yang luas mahasiswa memiliki ruang gerak yang bebas saat proses belajar yang juga bisa mendukung pemikirin mereka dalam proses belajar. Dilihat dari segi kualitas mesin jahit cukup bagus dan sanngat memadai untuk proses belajar. Dan lab ini salah satu lab paling baik diantara lab yang lain karen adilihat dari segi kebersihan, luas ruangan, kualitas mesin jahit, penataan ruangan, dan meja pemotongan pola sangat baik. Dalam segi kualitas sangat buruk karena tempat yang di buat untuk memotong kescil sehingga memotong di bawah akibatnya banyak kain mereka kotor semua.

Laboratorium merupakan sarana untuk melaksanakan kegiatan penelitian ilmiah guna meningkatkan ketrampilan pemakaian dan pemanfaatan alat-alat laboratorium. Tempat dengan segala kelengkapan peralatannya yang berpotensi menimbulkan bahaya kepada penggunanya.

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan perlindungan tenaga kerja dari segala aspek yang berpotensi membahayakan dan sumber yang berpotensi menimbulkan penyakit akibat dari jenis pekerjaan tersebut, pencegahan kecelakaan dan penserasian peralatan kerja, dan karakteristik pekerja serta orang yang berada di sekelilingnya. Tujuannya agar tenaga kerja mencapai ketahanan fisik, daya kerja, dan tingkat kesehatan yang tinggi sehingga menciptakan kesenyamanan kerja dan keselamatan kerja yang tinggi. Tidak ada sesuatu di tempat kerja yang terjadi secara kebetulan tetapi karena ada alasan-alasan yang jelas dan dapat diperkirakan sebelumnya. Pengawasan terhadap alat maupun terhadap pekerja harus dilakukan secara teratur dan berkesinambungan.

Alat-alat yang seharus nya di gunakan pada laboratorium:

  1. Jas Praktikum, merupakan pengaman langsung, terbuat dari bahan yang baik, yaitu tidak mudah terbakar, tidak berupa bahan konduktor listrik maupun panas, tahan bahan kimia.
  2. Ventilasi, desain laboratorium yang baik harus memiliki ventilasi yang cukup dan memadai dengan sirkulasi udara segar yang baik.
  3. Alat Pemadam Kebakaran, mutlak dimiliki setiap laboratorium karena kebanyakan laboratorium telah terhubung dengan arus listrik tegangan tinggi sebagai sumber energinya terhadap alat praktikum yang digunakan didalamnya

Laboratorium (disingkat lab) adalah tempat triset ilmiaheksperimenpengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali. Laboratorium ilmiah biasanya dibedakan menurut disiplin ilmunya, misalnya laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium biokimia, laboratorium komputer, dan laboratorium bahasa.

Di D3 tata busana juga memiliki lab komputer yang untuk menunjang pembelajarn mahasiswa. Namun dalam kondisi yang sama dengan lab lainnya, dari kebersihan sudah baik dan aman untuk kesehatan. Tapi dilihat dari penataan ruangan kurang baik, di samping itu ruangan lab tersebut sangat sempit sehngga tidak dapat menampung komputer cukup banyak, dan ruang gerak mahasiswa juga sedikit terganggu karena ada beberapa meja yang membuat suasana terkesan lebih sempit.  Kualitas komputer kurang memadai dan perlunya penyekenan ulang karena banyak virus didalam komputer tersebut. Laboratorium um harusnya di prlengkapi dengan perlengkapan yang memadai seperti komputer yang memadai, mesin jahit yang bagus.

           

Jika ada kecelakaan pada laboratorium trsebut, berikut tindakan untuk menanganinya adalah:

  1. Penyediaan P3K, meskipun penerapan prosedur keselamatan kerja telah diberlakukan, bukan tidak mungkin terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan.
  2. Pengadaan Tanda-tanda Peringatan Bahaya, mengurangi statistik kecelakaan dalam laboratorium dengan alarm, kode tertulis seperti poster dan sebagainya.

 

Tentang k3tium

sehat dan bersemangat
Pos ini dipublikasikan di D3 Tabus 2012 Whinda Veronica, Dwi Astuti Sih Apsari dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s